Lewat UKW PWI Morowali, PT Vale Tegaskan Komitmen Praktik Pertambangan yang Baik dan Keterbukaan Informasi

Ana Pratiwi

Reporter

Rabu, 04 Februari 2026  /  5:47 pm

Peserta Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Kabupaten Morowali bersama perwakilan PT Vale Indonesia (Tbk), penguji, dan pemangku kepentingan usai kegiatan UKW di Aula Hotel Metro. Foto: Ist.

MOROWALI, TELISIK.ID - PT Vale Indonesia (Tbk) menegaskan komitmennya terhadap praktik pertambangan yang bertanggung jawab, transparan, dan berkelanjutan melalui kolaborasi.

Komitmen ini disampaikan pihak PT Vale Indonesia dalam kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Selasa (3/2/2026).

UKW yang berlangsung di Aula Hotel Metro, Bungku Tengah, itu menjadi bagian dari kampanye narasi keberlanjutan PT Vale di tengah sorotan publik terhadap industri nikel nasional, khususnya di kawasan industri Morowali.

Kehadiran PT Vale dalam agenda peningkatan kapasitas wartawan dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat ekosistem informasi publik yang sehat.  

Perusahaan menilai keberlanjutan industri tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis operasional, tetapi juga oleh kualitas informasi yang diterima masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, PT Vale memaparkan berbagai inisiatif environmental/lingkungan, social/sosial, and governance/pemerintahan (ESG) yang telah dan sedang dijalankan di Kabupaten Morowali.  

Baca Juga: Adios Minta Kementerian ESDM Prioritaskan Akses Migas Merata untuk Sektor Perikanan dan Transportasi Laut di Buton Selatan

Materi meliputi pengelolaan lingkungan, pemberdayaan masyarakat, serta tata kelola perusahaan yang transparan dan beretika.

Paparan ini menjadi salah satu referensi bagi peserta UKW yang dijadwalkan berlanjut pada 4 Februari 2026, sekaligus mendorong wartawan mengolah informasi secara kritis, berimbang, dan sesuai kaidah jurnalistik.

Strategic Partnership for Community Development Officer PT Vale IGP Morowali, Fajrul Hidayat, menyebutkan bahwa sejak 2015 hingga Kuartal IV 2025, perusahaan telah merealisasikan investasi sosial sekitar Rp70 miliar yang menjangkau 17 desa di Kecamatan Bungku Timur dan Bahodopi.

“Program sosial PT Vale dirancang dan dijalankan secara terarah serta kolaboratif, berbasis social baseline study, agar manfaat kehadiran perusahaan dapat dirasakan secara inklusif dan berkelanjutan oleh masyarakat,” ujar Fajrul.

Perwakilan PT Vale Indonesia Tbk menyampaikan paparan materi terkait praktik pertambangan berkelanjutan dan keterbukaan informasi dalam kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Kabupaten Morowali. Foto: Ist

 

Investasi tersebut mencakup pembangunan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta penguatan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan.

Di bidang lingkungan, PT Vale juga memperkuat pengelolaan air limpasan tambang, pemantauan kualitas air dan udara, pengelolaan limbah, serta reklamasi dan revegetasi pascatambang.

Environment Engineer PT Vale IGP Morowali, Anwar Rosyid, menegaskan bahwa pengelolaan lingkungan merupakan bagian integral dari strategi bisnis perusahaan.

“Kami memastikan setiap tahapan operasional dijalankan dengan kepatuhan perizinan, pemantauan berkelanjutan, serta pengelolaan dampak yang terukur untuk menjaga kelestarian ekosistem di area kerja,” jelasnya.

Senior Coordinator Media Relations PT Vale Indonesia, Suwarny Dammar, menilai partisipasi perusahaan dalam UKW sebagai investasi jangka panjang untuk membangun ekosistem informasi yang profesional dan kredibel.

“Bagi PT Vale, UKW bukan sekadar agenda peningkatan kapasitas wartawan, tetapi bagian dari investasi jangka panjang untuk membangun ekosistem informasi yang beretika dan tepercaya, khususnya di wilayah operasional kami,” katanya.

Ia menambahkan, derasnya arus informasi digital menuntut peran wartawan yang semakin strategis sebagai penjaga akurasi dan keseimbangan informasi publik.

“Kita sering mendengar narasi tentang dirty nickel atau praktik pertambangan yang dinilai merusak lingkungan. Di sinilah peran media penting, tidak hanya menyampaikan kritik, tetapi juga menghadirkan informasi yang utuh, berbasis data, dan berimbang,” ujarnya.

Ketua PWI Kabupaten Morowali, Mahmud Mattangara, mengapresiasi dukungan PT Vale dalam pelaksanaan UKW tahun ini.  

Baca Juga: Sosok Bocah SD yang Viral Gantung Diri di Pohon Cengkeh, Disebut Tak Dibelikan Buku dan Pulpen

Ia menilai kehadiran perusahaan tambang berskala global tersebut berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas wartawan lokal.

“Dari lebih 20 pendaftar, sekitar 15 peserta mengikuti proses UKW. Dukungan seperti ini sangat membantu kami menyiapkan wartawan yang lebih profesional dan berkualitas ke depan,” ungkap Mahmud.

Dukungan serupa juga disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Morowali, Badiuz Zaman yang mewakili Bupati Morowali.  

Ia menilai UKW sebagai ruang kolaborasi strategis antara perusahaan, media, dan pemerintah daerah.

“Perusahaan membutuhkan media, dan media membutuhkan akses informasi yang terbuka. Kolaborasi seperti ini penting untuk menghadirkan narasi yang komprehensif dan menjadi penyeimbang atas berbagai pemberitaan negatif yang kerap muncul,” katanya.

Melalui keterlibatan dalam UKW PWI Morowali, PT Vale Indonesia menegaskan posisinya sebagai perusahaan yang tidak hanya berfokus pada kinerja produksi, tetapi juga pada pembangunan kepercayaan publik melalui komunikasi yang terbuka dan berbasis fakta. (D-Adv)

Penulis: Ana Pratiwi

Editor: Mustaqim

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS