Link Video Viral Mahasiswi KKN 13 Menit Bikin Geger, Sempat Sewa Rumah Warga jadi Posko
Reporter
Minggu, 15 Februari 2026 / 4:31 pm
Video berdurasi 13 menit beredar senyap dari posko KKN, memicu penelusuran aparat setempat. Foto: Repro Tribunnews
MATARAM, TELISIK.ID – Peredaran video asusila yang dikaitkan dengan peserta kuliah kerja nyata atau KKN di wilayah Lombok Timur memunculkan perhatian aparat, pemerintah desa, serta pihak kampus.
Rekaman berdurasi 13 menit 17 detik itu beredar melalui aplikasi pesan singkat sebelum kemudian menyebar luas di media sosial.
Narasi awal yang berkembang menyebutkan pemeran dalam video merupakan mahasiswa dan mahasiswi yang sedang menjalani program pengabdian masyarakat.
Informasi tersebut cepat menyebar dan memicu spekulasi di tengah warga, terutama karena lokasi perekaman diduga berada di rumah yang sempat disewa mahasiswa sebagai posko kegiatan.
Penyelidikan kini dilakukan oleh Polres Lombok Timur. Aparat menelusuri dua hal sekaligus, yakni memastikan kebenaran isi video serta mencari pihak yang pertama kali mengunggah dan menyebarkannya di media sosial.
Baca Juga: Viral Link Mahasiswi KKN 13 Menit Dikaitkan dengan Adegan Teh Pucuk, Begini Penjelasannya
Kasatreskrim Polres Lombok Timur, Iptu Arie Kusnandar, menjelaskan proses hukum masih berjalan. “Kami masih melakukan penyelidikan terkait kebenaran video tersebut, kami masih telusuri,” ujarnya, seperti dikutip dari Detik, Minggu (15/2/2026).
Ia menambahkan, tim siber juga dilibatkan untuk melacak sumber penyebaran. “Kami tetap melakukan penelusuran terkait kebenaran video tersebut, meskipun sudah ada klarifikasi dari pihak kampus, kami juga sedang mencari pengunggah video tersebut di medsos,” tandasnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, video direkam di dalam sebuah kamar dengan latar tempat tidur bersprei merah bermotif bunga. Sebelum adegan berlangsung, dua orang dalam rekaman tampak berada di dalam ruangan tertutup yang diduga bagian dari rumah tinggal.
Kepala desa setempat membenarkan bahwa mahasiswa KKN memang sempat menyewa rumah warga sebagai posko. Namun, ia menegaskan tidak mengetahui adanya perekaman video tersebut selama masa kegiatan berlangsung.
“Benar itu kalau dia KKN di desa kami, tapi kalau masalah video ini saya sama sekali tidak tahu,” ucapnya.
Ia menjelaskan masa KKN telah berakhir beberapa hari sebelum video beredar luas. “Mereka menyewa rumah warga setempat sebagai posko. Tapi masa KKN mereka saat ini telah berakhir dan sudah dilakukan penarikan oleh kampus,” tambahnya.
Sementara itu, pihak Universitas Mataram atau Unram memberikan klarifikasi resmi. Kampus menyatakan bahwa pemeran dalam video bukan mahasiswa mereka dan tidak berkaitan dengan peserta KKN yang ditempatkan di Lombok Timur.
Mahasiswi berinisial AJP yang sempat dituding sebagai pemeran hadir memberikan penjelasan langsung di hadapan satuan tugas kampus.
“Saya berani bersumpah, bukan saya di dalam video tersebut,” tegasnya.
Baca Juga: Heboh Link Video Winda Can Botol Parfum 7 Menit, Begini Penjelasannya
Ketua LPPM Unram, Andi Chairil Ichsan, mengatakan mahasiswi tersebut mengalami tekanan psikologis akibat tudingan yang beredar.
“Jadi korban sudah mendapatkan pendampingan dari Satgas PPKS untuk pemulihan psikologis, menyemangati, men-support yang bersangkutan,” ujarnya.
Menurut Andi, klarifikasi dilakukan untuk memulihkan nama baik mahasiswa dan mencegah penyebaran informasi yang keliru. “Hasil pemeriksaan, bahwa video yang beredar bukan mahasiswa Unram dan tidak ada kaitannya dengan mahasiswa KKN Unram di Desa Lenek,” tandasnya.
Pihak kampus juga mengimbau masyarakat tidak mengaitkan foto kegiatan KKN dengan video yang belum terverifikasi. Aparat kepolisian dan kampus sama-sama meminta publik tidak meneruskan konten serupa agar tidak memperluas dampak terhadap pihak yang tidak terkait.
Hingga kini, proses penelusuran masih berlangsung. Polisi menegaskan setiap temuan akan disampaikan secara resmi setelah verifikasi, sementara kampus melanjutkan pendampingan terhadap mahasiswa yang terdampak pemberitaan. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS