Pendaftaran PPPK BGN 2026 Tahap 3-4 Segera Dibuka, Berikut Bocoran Jadwal hingga Syaratnya

Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Minggu, 15 Februari 2026
0 dilihat
Pendaftaran PPPK BGN 2026 Tahap 3-4 Segera Dibuka, Berikut Bocoran Jadwal hingga Syaratnya
Seleksi PPPK Badan Gizi Nasional tahap tiga dan empat segera dibuka awal tahun 2026. Foto: Repro Kompas

" BGN bersiap membuka kembali rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja "

JAKARTA, TELISIK.ID - Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional atau BGN bersiap membuka kembali rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja tahap ketiga dan keempat pada kuartal pertama tahun ini.

Informasi tersebut disampaikan dalam forum resmi parlemen sebagai bagian dari penguatan struktur kelembagaan dan layanan gizi di berbagai daerah. Seleksi lanjutan ini melanjutkan proses perekrutan yang telah berlangsung pada tahap sebelumnya.

Kepastian pembukaan seleksi disampaikan Kepala BGN, Dadan Hindayana, dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI. Dalam pertemuan tersebut dipaparkan kebutuhan tambahan tenaga profesional untuk menunjang operasional satuan pelayanan pemenuhan gizi. Penambahan pegawai dinilai penting karena cakupan program pemerintah semakin luas hingga menjangkau tingkat desa dan sekolah.

Melansir dari Fajar, Minggu (15/2/2026), setiap tahap seleksi menyediakan 32.460 formasi. Jika digabungkan, total lowongan yang akan dibuka mencapai 64.920 formasi. Angka itu menjadi bagian dari target penambahan sekitar 99.000 PPPK sepanjang 2026.

Rekrutmen ini ditujukan untuk memperkuat pelaksanaan program pemenuhan gizi nasional yang mencakup perencanaan, distribusi, pengawasan, dan pelaporan.

Meski jadwal resmi belum dirilis secara detail, pembukaan tahap ketiga dan keempat diperkirakan berlangsung pada Februari hingga Maret 2026. Pengumuman lengkap akan disampaikan melalui kanal resmi BGN dan Kementerian PANRB. Calon pelamar diminta rutin memantau informasi agar tidak tertinggal tahapan administrasi maupun seleksi kompetensi.

Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal SSCASN milik Badan Kepegawaian Negara. Sistem tersebut menjadi pintu masuk utama seluruh seleksi aparatur sipil negara. Pelamar harus membuat akun, mengisi data diri, memilih formasi, dan mengunggah dokumen sesuai ketentuan yang berlaku.

Pada seleksi sebelumnya, BGN membuka formasi besar yang berfokus pada tenaga teknis dan manajerial di bidang gizi. Kebutuhan tersebut diperkirakan masih menjadi prioritas pada tahap lanjutan. Penempatan pegawai dilakukan di berbagai wilayah untuk mendukung layanan gizi masyarakat dan pelaksanaan program makan bergizi gratis.

Formasi yang diperkirakan dibuka meliputi

Baca Juga: Pengangkatan PPPK Paruh Waktu 2026 ke Penuh Waktu Lewat Formasi Khusus?

1. Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi SPPG

2. Tenaga gizi

3. Akuntan

4. Tenaga administrasi program

5. Tenaga pendukung distribusi dan logistik

Selain formasi jabatan, pemerintah juga menetapkan persyaratan umum bagi seluruh pelamar. Ketentuan ini bertujuan memastikan peserta memiliki integritas, kesehatan, serta kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan instansi. Setiap pelamar wajib memenuhi seluruh syarat sebelum mengajukan pendaftaran.

Syarat umum PPPK BGN 2026 sebagai berikut

1. Warga Negara Indonesia

2. Usia 20 hingga 50 tahun

3. Tidak pernah dipidana penjara dua tahun atau lebih

4. Tidak pernah diberhentikan tidak hormat

5. Tidak berstatus CPNS, PNS, TNI, atau Polri

6. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik

7. Sehat jasmani dan rohani

8. Bebas narkoba

9. Memiliki SKCK

10. Bersedia ditempatkan di seluruh Indonesia

11. Memenuhi kualifikasi pendidikan sesuai formasi

Untuk keperluan administrasi, pelamar diwajibkan menyiapkan sejumlah dokumen hasil pindai. Dokumen tersebut harus jelas dan sesuai ukuran yang ditentukan sistem. Kesalahan unggah berkas dapat menyebabkan pelamar dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat sehingga tidak bisa melanjutkan ke tahap berikutnya.

Baca Juga: 11 Faktor Utama Kontrak PPPK Paruh Waktu 2026 Diputus, Berikut Alasannya

Dokumen yang perlu disiapkan antara lain

1. KTP

2. Kartu Keluarga

3. Ijazah dan transkrip nilai

4. SKCK

5. Surat keterangan sehat dan bebas narkoba

6. Pas foto terbaru

7. Dokumen pendukung sesuai formasi

BGN sendiri dibentuk melalui regulasi presiden pada 2024 dengan mandat utama memperkuat kebijakan gizi nasional. Lembaga ini mendapat dukungan anggaran besar untuk memastikan program berjalan efektif dari perencanaan hingga evaluasi.

Perannya mencakup koordinasi lintas sektor, distribusi bantuan gizi, serta pemantauan kondisi masyarakat secara berkala. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga