MTs Pesri Kendari Siapkan Siswa Berdaya Saing Global Lewat Program Unggulan

Erni Yanti

Reporter

Sabtu, 01 Agustus 2026  /  9:40 am

Kepala Mts Pesri Kendari, Syahrul, S.Pd., Gr., M.Si (kiri) dan siswa yang menperoleh sertifikat karya tulis ilmiah. Foto: Erni Yanti/Telisik

KENDARI, TELISIK.ID - Madrasah Tsanawiyah (MTs) Pesantren Ummushabri (Pesri) Kendari terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai program unggulan yang dirancang untuk mencetak siswa berdaya saing global.

Selain memperkuat pembinaan prestasi, madrasah ini juga menghadirkan kelas Internasional dan kelas Digital Artificial Intelligence (AI) sebagai bekal menghadapi perkembangan dunia pendidikan dan teknologi.

Kepala MTs Pesri Kendari, Syahrul mengatakan, pihaknya tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga membentuk karakter, keterampilan, dan kemampuan siswa agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

"Kami ingin anak-anak tidak hanya menjadi juara di dalam negeri, tetapi juga memiliki kemampuan yang bisa membawa mereka bersaing di tingkat global," ujarnya kepada Telisik.id, Sabtu (1/8/2026).

Baca Juga: SDIT Ar-Risalah Kendari Padukan Kurikulum Nasional dan Pendidikan Islam

Menurut Syahrul, salah satu program yang menjadi daya tarik MTs Pesri Kendari adalah kelas Digital AI. Melalui program tersebut, siswa tidak hanya diperkenalkan dengan teknologi digital, tetapi juga dibekali kemampuan coding, pengembangan gim, pembuatan website, desain digital, hingga digital marketing dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan.

Pada tahun pertama pelaksanaannya, siswa telah menghasilkan berbagai proyek, di antaranya pengembangan gim edukasi berbasis STEM yang dipadukan dengan nilai-nilai keislaman serta desain kawasan yayasan menggunakan teknologi AI dan coding.

Selain itu, MTs Pesri Kendari juga memiliki kelas Internasional yang menerapkan penggunaan bahasa Inggris dalam aktivitas sehari-hari. Program tersebut didukung kerja sama dengan Cambridge dan sejumlah institusi pendidikan luar negeri untuk memperluas wawasan serta pengalaman belajar siswa.

Sebagai bentuk penguatan jejaring internasional, MTs Pesri Kendari telah menjalin kerja sama pendidikan dengan sekolah di Malaysia, Singapura, dan Thailand. Kerja sama tersebut diwujudkan melalui kunjungan pendidikan, penandatanganan nota kesepahaman (MoU), hingga rencana pertukaran guru dan pelajar.

Syahrul menjelaskan, pembinaan prestasi di madrasah dilakukan secara sistematis. Sejak kelas VII, setiap siswa dipetakan berdasarkan minat dan bakatnya, kemudian mengikuti ekstrakurikuler yang sesuai dan dibina secara intensif oleh guru pendamping.

Menjelang kompetisi, siswa memperoleh pembinaan khusus bahkan menjalani karantina agar lebih fokus mempersiapkan diri. Meski demikian, pihak madrasah tetap memastikan mereka tidak tertinggal pelajaran dengan memberikan penyesuaian proses pembelajaran di kelas.

"Setiap awal tahun kami sudah memetakan seluruh kompetisi yang akan diikuti. Dengan begitu, guru pembina dapat menyusun strategi pembinaan secara terarah sehingga persiapan siswa menjadi lebih maksimal," jelasnya.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Dalam beberapa tahun terakhir, prestasi siswa MTs Pesri Kendari terus meningkat dari tingkat kabupaten, provinsi, nasional hingga internasional.

Baca Juga: Kolaborasi Unhas dan Dinas SDABK Bone Buka Babak Baru Pengelolaan Irigasi Pertanian

Bahkan dalam setahun terakhir, siswa madrasah ini berhasil meraih dua hingga tiga medali internasional dan pada September mendatang lima siswa dijadwalkan mengikuti kompetisi di Malaysia.

Saat ini MTs Pesri Kendari memiliki sekitar 621 siswa. Meski jumlah pendaftar terus meningkat setiap tahun, pihak sekolah tetap membatasi kuota penerimaan untuk menjaga kualitas pembelajaran dan pembinaan.

Syahrul berharap berbagai program unggulan yang dikembangkan dapat melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, menguasai teknologi, serta mampu bersaing di tingkat global tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

"Harapan kami, anak-anak tidak hanya memiliki prestasi, tetapi juga siap menghadapi tantangan masa depan dengan bekal ilmu pengetahuan, teknologi, dan akhlak yang baik," pungkasnya. (C)

Penulis: Erni Yanti

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS