Peringatan Hari Ibu, Perempuan Berdaya Indonesia Maju

Musdar

Reporter

Selasa, 22 Desember 2020  /  8:25 pm

Kepala Dinas Pemeberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Sultra, Andi Tenri Rawe Silondae, (kanan). Foto: Ist.

KENDARI, TELISIK.ID - Tanggal 22 Desember diperingati sebagai Peringatan Mother's Day atau Hari Ibu. Kongres I Perempuan yang dilangsungkan pada tahun 1928 menjadi tonggak sejarah dirayakannya Hari Ibu.

Perayaan Hari Ibu dilakukan sebagai bentuk penghargaan perjuangan perempuan Indonesia, tidak hanya menghargai jasa dari seorang ibu namun juga untuk perempuan secara menyeluruh, baik sebagai Ibu dan Istri maupun sebagai warga negara, warga mayarakat dan sebagai Hamba Allah SWT.

Peringatan Hari Ibu yang ke-92 tahun 2020 kali ini agak sedikit berbeda dengan peringatan Hari Ibu pada tahun tahun sebelumnya, karena saat ini Indonesia sedang dilanda pandemi COVID-19, sehingga berdampak baik kehidupan ekonomi maupun sosial. Maka, peringatan Hari Ibu sebagian besar diperingati secara virtual di berbagai daerah.

Namun hal ini tidak menurunkan semangat kaum Ibu/perempuan untuk menyuguhkan yang terbaik di hari bersejarah ini. Dengan mengusung tema “Perempuan Berdaya Indonesia Maju", masyarakat melakukan berbagai kegiatan dan mengambil peran penting dalam melawan dampak musibah COVID-19 di berbagai daerah.

Perempuan-perempuan hadir di garda terdepan dan menjadi penggerak sosial dengan membangun kesadaran masyarakat dan turut serta menyediakan berbagai macam kebutuhan yang dibutuhkan masyarakat yang terdampak virus Corona.

Tidak dapat dipungkiri, secara kasat mata di berbagai daerah perempuan dapat mengisi ruang kontribusi dalam merebut kemerdekaan, menyuarakan berbagai permasalahan, dan turut mencari serta menjadi solusi untuk mengantarkan Indonesia ke depan lebih baik.

Baca juga: Hari Ini, Tiga Pasien COVID-19 di Sultra Meninggal

Maka sangat disayangkan apabila perempuan masih harus menghadapi berbagai ketimpangan, mulai dari memperoleh akses, berpartisipasi, ikut menentukan arah, serta menikmati manfaat pembangunan.

"Olehnya itu mari kita jadikan momentum Peringatan Hari Ibu tahun ini menjadi tonggak sejarah membangun kesetaraan dan keadilan gender menuju terwujudnya Indonesia maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong-royong," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Sultra, Andi Tenri Rawe Silondae.

Dalam rangkaian acara peringatan Hari Ibu ke 92 tahun 2020, berdasarkan surat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, kata Andi Tenri, akan diadakan seleksi Perempuan inspirator dan penggerak kemajuan pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dari setiap Provinsi.

Satu orang yang merupakan hasil seleksi dari kabupaten/kota yang akan diberikan penghargaan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan Anak RI. Pada acara  puncak peranyaan Hari Ibu hari ini, 22 Desember 2020.

"Berdasarkan hasil seleksi peserta dari kabupaten/kota yang dilakukan oleh tim seleksi tingkat Provinsi Sultra dan ditetapkan sebagai nominasi terbaik oleh Ketua TP. PKK Sultra, bahwa Perempuan Inspirator dan Penggerak Pembangunan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak adalah perwakilan dari Kabupaten Kolaka Utara atas nama Suleha dengan jenis usaha jasa pengantaran KURIRKU," tutup Andi Tenri. (B)

Reporter: Musdar

Editor: Fitrah Nugraha