Profil Jeri Yanto, Punya Semangat Besar dalam Perjalanan Karir Tes CPNS hingga 9 Kali, Kini Jabat Lurah di Kota Kendari
Reporter
Selasa, 13 Januari 2026 / 9:13 am
Lurah Wundumbatu, Jeri Yanto (ujung kiri topi hitam), berbagai tantangan kehidupan telah ia lewati hingga menjadi pemimpin saat ini. Foto: Ist.
KENDARI, TELISIK.ID - Perjuangan tidak akan mengkhianati hasil, itulah yang ditunjukkan Jeri Yanto, selaku Lurah Wundumbatu, Kecamatan Poasia. Ia berjuang dan bekerja keras hingga sekarang, berbagai tantangan dan lika-liku kehidupan ia lewati hingga menjadi seorang pemimpin saat ini.
Jeri Yanto, lahir di Kota Kendari 1987, menempuh sekolah dasar di Pomalaa Kabupaten Kolaka sampai kelas 5 di tahun 1993 lalu pindah sekolah di SDN 35 Kendari. Ia melanjutkan pendidikannya lagi di SMPN 5 Kendari pada 2000-2003, setelah itu melanjutkan pendidikannya di SMAN 2 Kendari pada 2003-2005.
Setelah lulus SMA, ia pun melanjutkan pendidikannya di STMIK Catur Sakti Kendari. Setelah lulus di bangku perkuliahan, sebelum masuk di pemerintahan, ia pernah bekerja menjadi staff di STIKES Mandala Waluya (yang sekarang berubah nama menjadi Universitas Mandala Waluya) selama 9 tahun.
Di tempat tersebut ia bekerja sebagai Koordinator Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT), di posisi tersebut bertugas mengolah data mahasiswa dan data para dosen.
Setelah itu, tahun 2018 Jeri Yanto masuk pemerintahan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Di tempat tersebut ia bekerja di bagian Administrator Database, lalu pada 13 Agustus 2025, ia di percaya menjadi Lurah Wundumbatu.
Baca Juga: Profil Dr Ir Hariyati, ST MT: Mengabdi dengan Prinsip Bermanfaat untuk Banyak Orang
Di balik perjalanan panjang hidupnya, terdapat kisah perjuangan yang cukup menarik. Sebelum diterima dan bekerja di pemerintahan, ia sempat mencoba mendaftar CPNS hingga 9 kali.
"Momen yang paling saya ingat selama perjalanan hidup saya yaitu pernah mendaftar tes CPNS sebanyak 9 kali, dan kali ke sembilan baru saya lulus," papar Jeri Yanto saat ditemui, Jumat (9/1/2025) lalu.
Kata Jeri Yanto, saat itu tes CPNS sangat ketat dengan sistem CAT, persaingan sangat sengit di antara semua peserta tes.
"Setiap hari saya belajar dan mengevaluasi titik kesalahan saya di mana. Saya sangat berjuang demi bisa lulus CPNS saat itu, dan Alhamdulilah saya lulus murni," lanjutnya.
Jeri Yanto juga aktif di berbagai kegiatan-kegiatan pelatihan, seperti pengelolaan administrasi kependudukan yang diselenggarakan baik tingkat provinsi maupun pusat, pelatihan terkait administrasi kependudukan.
Baca Juga: Rektor UMW Kendari Prof. Dr. Ratna Umi Nurlila: Mengabdi karena Ilmu dan Memimpin dengan Keikhlasan
Jeri Yanto berpesan kepada anak muda yang sedang berjuang, harus tetap semangat, setiap harinya selalu isi dengan kegiatan-kegiatan yang positif dan perbanyak belajar.
"Untuk anak muda saat ini, harus selalu semangat dalam meniti masa depannya. Setiap harinya selalu isi dengan kegiatan-kegiatan yang meningkatkan kreativitas diri, pergunakan teknologi sebagai media pembelajaran yang modern saat ini," pesannya.
"Paling penting perbanyak relasi, karena semakin banyak teman atau relasi maka semakin banyak juga jalan-jalan rezeki yang akan kita temukan," pungkasnya. (C)
Penulis: Gede Suyana Sriski
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS