Ratusan Siswa Baru Sekolah Rakyat Resmi Tempati Gedung Baru
Reporter
Jumat, 31 Juli 2026 / 1:41 pm
Ratusan siswa baru melakukan registrasi dan cek kesehatan gratis di gedung baru Sekolah Rakyat. Foto: Wa Ode Marfat/Telisik
KENDARI, TELISIK.ID - Ratusan siswa baru Sekolah Rakyat di Kota Kendari resmi menempati gedung baru. Para siswa diantar langsung oleh orang tua mereka ke asrama sekolah, Jumat (31/7/2026).
Wakil Kepala Sekolah Rakyat, Ria mengatakan, gedung tersebut baru mulai ditempati oleh siswa baru. Sementara untuk siswa lama akan menempati asrama masing-masing pada 2 Agustus mendatang.
"Dan di 3 Agustus baru akan dirampungkan dan diresmikan langsung oleh Pemerintah Kota Kendari," ujar Ria saat ditemui di gedung baru Sekolah Rakyat.
Ria juga menyampaikan, saat ini sudah memasuki tahap registrasi dan cek kesehatan gratis bagi siswa baru. Setelah proses ini, para siswa baru akan langsung menempati asrama.
"Selanjutnya akan disusul oleh siswa lama yang sudah lebih dulu melaksanakan proses belajar mengajar," tambahnya.
Baca Juga: Sekolah Rakyat 70 Kendari Bekali Siswa Hadapi Masa Depan dan Mandiri, Ini Metode yang Diterapkan
Kepala Sekolah Rakyat Terintegritas Kota Kendari, Ferdinand Nicholas Boonde, M.Pd, menjelaskan, ada beberapa tahapan seleksi penerimaan siswa baru.
"Mereka harus benar-benar dinyatakan dari keluarga kurang mampu. Jadi datanya memang harus real untuk memastikan mereka benar-benar layak untuk masuk di Sekolah Rakyat. Dicek sebelum mereka dinyatakan diterima," jelas Ferdinand.
Ia menambahkan, pada hari ini siswa juga sudah melakukan registrasi dan cek kesehatan gratis. Pihak sekolah juga sudah menyiapkan seluruh kebutuhan siswa.
"Sudah disiapkan semua kebutuhan mereka masing-masing lengkap mulai dari alat tulis, seragam sekolah, dan perlengkapan yang lain-lain," katanya.
Mengenai pendampingan orang tua, Ferdinand mengatakan pada tahap adaptasi siswa baru tetap butuh didampingi orang tua.
"Tentu saja untuk tahap adaptasi siswa baru itu butuh didampingi oleh orang tuanya masing-masing sampai mereka bisa betul-betul mandiri dan bisa beradaptasi," ucapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan aturan dari Kementerian bahwa orang tua hanya diberi waktu 2 kali dalam sebulan untuk mengunjungi anaknya di asrama. Namun pihak sekolah akan memberikan waktu-waktu tertentu bagi orang tua siswa seiring berjalannya waktu.
Baca Juga: Aktif Sejak 2025, Sekolah Rakyat Kendari Siap ke Gedung Baru
Salah satu orang tua murid, Asriani yang mengantarkan anaknya mengaku, tenang menitipkan anaknya belajar di asrama Sekolah Rakyat.
"Anak saya bisa membentuk karakternya, bisa belajar disiplin dan mandiri," kata Asriani.
Ia juga menyampaikan rasa syukurnya dengan adanya program Sekolah Rakyat.
"Sangat bersyukur dengan adanya program Sekolah Rakyat karena bisa membantu orang tidak mampu seperti kami," ujarnya. (A)
Penulis: Wa Ode Marfat
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS