Ratusan Warga Kendari Rayakan Maulid

Fitrah Nugraha

Reporter

Minggu, 17 November 2019  /  12:41 pm

Ratusan warga Kota Kendari ikuti peringatan maulid Nabi Muhammad SAW Foto: Fitrah Nugraha/Telisik

KENDARI, TELISIK.ID - Ratusan masyarakat Kota Kendari yang datang dari berbagai kecamatan dan profesi menyeruhkan penegakkan Khilafah sebagai solusi masalah yang terjadi di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Seruan tersebut disampaikan pada acara peringatan kelahiran atau maulid Nabi Muhammad SAW di Mesjid Nurul Falah Kota Kendari, Minggu (17/11/2019).

Kegiatan yang mengambil tema Cinta Nabi Cinta Syariah (CNCS) ini, dihadiri berbagai kalangan mulai dari mahasiswa, pengusaha, pengurus masjid, aktivis ormas Islam, Muballigh serta Ibu rumah tangga dan lain sebagainya.

Perwakilan Muballigh Sultra, Amrin Amrullah yang juga sebagai salah satu pemateri mengatakan, kecintaan seorang Muslim terhadap Baginda Rasulullah bukan hanya dengan ucapan saja, tetapi bentuk cinta yang sesungguhnya adalah dengan mengikuti seluruh perintahnya dengan menerapkan syariat Islam dalam naungan Khilafah.

Dimana, kata dia, Khilafah adalah bagian dari ajaran Islam yang harus diterapkan dalam kehidupan kaum muslimin, dan hanya dengan Khilafah maka syariat Islam dapat diterapkan secara sempurna.

"Bentuk kesyukuran kita terhadap kenikmatan yang Allah berikan dalam kehidupan adalah dengan mengikuti dan menerapkan syariat Islam dalam naungan Khilafah. Karenanya, cinta kepada Nabi adalah tidak hanya mengatakan kita mencintainya saja, tapi juga menjalankan seluruh perintah Allah," katanya.

Selain itu, salah satu tokoh intelektual Sultra, Dr Fitriaman dalam penyampaian materinya mengungkapkan, seorang Muslim jangan seperti Abu Lahab yang begitu senangnya terhadap kelahiran Rasulullah namun Allah menggolongkan dia dalam golongan orang-orang yang dimurkai, karena menolak seruan dakwah yang Rasulullah dan kaum muslimin sampaikan dalam rangka menerapkan syariat Islam.

" Cinta kita kepada Rasulullah dengan memperjuangkan menegakkan syariah dan Khilafah," tegasnya.

Reporter: Fitrah Nugraha
Editor: Sumarlin