Senyum Siswa SMK Pertambangan Muna Terima Beasiswa KIP/PIP

Febry Jahra Lestiani

Reporter

Selasa, 23 Januari 2024  /  3:04 pm

Beasiswa KIP/PIP adalah salah satu langkah konret untuk mewujudkan pendidikan yang lebih baik. Foto: Ist.

MUNA, TELISIK.ID – Siswa SMK Pertambangan di Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara, kini dapat bernafas lega setelah menerima beasiswa KIP/PIP. Beasiswa ini memberikan harapan baru bagi puluhan siswa dan siswi yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Kepala SMK Pertambangan Muna Wa Ode Nuraena, menyerahkan langsung beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) kepada 51 peserta didik SMK Pertambangan Muna tahun ajaran 2023/2024, Senin (22/1/2024).

Pemberian beasiswa diharapkan dapat meningkatkan minat dan motivasi siswa SMK Pertambangan Muna. Foto: Ist.

 

Beasiswa KIP (Kartu Indonesia Pintar) dan PIP (Program Indonesia Pintar) memberikan bantuan finansial kepada siswa-siswi dari keluarga prasejahtera. Bantuan ini mencakup biaya pendidikan, buku pelajaran, dan perlengkapan sekolah lainnya. Program ini diharapkan dapat meratakan peluang pendidikan bagi semua lapisan masyarakat, terutama yang berada di daerah terpencil.

Penyerahan bantuan PIP tersebut dihadiri oleh Ketua Yayasan Islam Zikrullah Almaida, Sumiati Maida. Dia  menyampaikan tujuan penyaluran dana PIP tersebut yakni sebagai upaya pemerintah untuk memberikan motivasi kepada peserta didik, sekaligus sebagai upaya meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan putra-putrinya.

Baca Juga: SMK Pertambangan Pertama di Muna Mulai Dijalankan

Baca Juga: Selain Sembako Gratis, Pemprov Sulawesi Tenggara juga Beri Beasiswa Tingkat SMA di Muna Barat

"Pihak sekolah berkomitmen akan memberikan yang terbaik untuk seluruh siswa-siswi SMK Pertambangan Muna. Semoga bantuan PIP yang diterima dapat bermanfaat dan digunakan sebagaimana mestinya untuk keperluan pendidikan siswa/siswi," ujar Sumiati Maida.

Sementara itu, Kepala SMK Pertambangan Muna menyampaikan bahwa dana PIP diharapkan tepat sasaran dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di antaranya membeli perlengkapan sekolah/kursus, uang saku, transportasi dan maupun biaya tambahan lainnya agar peserta didik dapat terus belajar dan bersekolah dengan tekun, disiplin dan rajin guna menghindari peserta didik putus sekolah.

Sementara itu, Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara menekankan komitmen untuk terus mendukung program-program pendidikan inklusif. (C-Adv)

Penulis: Febry Jahra Lestiani

Editor: Haerani Hambali

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS