Sentra Meohai Kendari Siapkan Baksos Terintegrasi di Maluku Tenggara, Operasi Katarak jadi Fokus

Ana Pratiwi, telisik indonesia
Selasa, 24 Februari 2026
0 dilihat
Sentra Meohai Kendari Siapkan Baksos Terintegrasi di Maluku Tenggara, Operasi Katarak jadi Fokus
Foto bersama usai rapat koordinasi bakti sosial terintegrasi Sentra Meohai Kendari, Direktorat Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia dengan Pemkab Maluku Utara. Foto: Ist.

" Sentra Meohai Kendari bersama Direktorat Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia menggelar rapat koordinasi bakti sosial (baksos) terintegrasi dengan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara "

LANGGUR, TELISIK.ID - Sentra Meohai Kendari bersama Direktorat Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia menggelar rapat koordinasi bakti sosial (baksos) terintegrasi dengan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, Senin (23/2/2026).

Rapat berlangsung di Kantor Bupati Maluku Tenggara, Langgur.

Agenda utama membahas pelaksanaan operasi katarak, donor darah, serta penyaluran Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) bagi Pemerlu Asistensi Sosial (PAS).

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada awal April 2026.

Kepala Sentra Meohai Kendari, Muhamad Gunawan, memimpin langsung pemaparan program dalam rapat tersebut.

Baca Juga: Sentra Meohai Kendari Perkuat Program ATENSI dan Sekolah Rakyat di Wakatobi

Ia menjelaskan, bakti sosial ini merupakan bagian dari komitmen Sentra Meohai dalam memperluas jangkauan layanan sosial hingga wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Oleh karena itu, dibutuhkan kerja sama dan kolaborasi antara berbagai pemangku kepentingan baik dari Pemerintah Pusat, pemerintah daerah, dan dunia usaha,” ujarnya.

Gunawan menambahkan, wilayah kerja Sentra Meohai mencakup 24 kabupaten/kota di empat provinsi, yakni Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Maluku, dan Maluku Utara.

Ia menegaskan, kegiatan tidak hanya berfokus pada operasi katarak.

Sentra Meohai juga mengintegrasikan donor darah serta pemberian alat bantu bagi PAS dari berbagai klaster, termasuk penyandang disabilitas dan anak.

Sementara itu, Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, menyatakan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap rencana tersebut.

“Mewakili pemerintah dan masyarakat Maluku Tenggara, kami menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan melalui program bakti sosial terintegrasi ini,” katanya.

Ia menyoroti tingginya angka penderita katarak pada warga usia 50 tahun ke atas yang mencapai 38,5 persen, terutama di wilayah pesisir dengan paparan sinar ultraviolet tinggi.

Baca Juga: Tegar Anak Nelayan Penderita Hidrosefalus di Konawe Terima Bantuan Perahu dari Sentra Meohai Kendari

Karena itu, pemerintah daerah diminta menyiapkan data penderita serta memastikan kesiapan fasilitas kesehatan guna mendukung pelaksanaan operasi.

Rapat diakhiri dengan sesi tanya jawab untuk mematangkan teknis pelaksanaan di lapangan.

Kegiatan ini menjadi langkah konkret Sentra Meohai Kendari dalam memperkuat kolaborasi pusat dan daerah demi meningkatkan akses layanan sosial dan kesehatan masyarakat. (Adv)

Penulis: Ana Pratiwi

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkait
Baca Juga