Paket MBG Dibagikan Lebih Awal Jelang Lebaran, BGN Terapkan Skema Bundling Tiga Hari

Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Selasa, 24 Februari 2026
0 dilihat
Paket MBG Dibagikan Lebih Awal Jelang Lebaran, BGN Terapkan Skema Bundling Tiga Hari
Distribusi paket MBG selama libur Lebaran dimajukan dengan skema bundling untuk menjaga asupan gizi penerima manfaat. Foto: Repro Pemkot Pekalongan

" Layanan MBG tidak dilakukan pada 18 hingga 24 Maret 2026 "

JAKARTA, TELISIK.ID - Badan Gizi Nasional (BGN) menetapkan mekanisme khusus penyaluran Program Makan Bergizi Gratis atau MBG selama periode libur Lebaran 2026.

Kebijakan tersebut diumumkan sebagai langkah antisipasi agar distribusi tidak terkendala hari libur operasional sekaligus menjaga kualitas makanan yang diberikan kepada penerima manfaat di berbagai daerah.

Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa layanan MBG tidak dilakukan pada 18 hingga 24 Maret 2026.

Sebagai gantinya, lembaganya menyiapkan paket kolektif atau bundling yang disalurkan lebih awal agar kebutuhan pangan harian tetap tercukupi selama masa jeda distribusi reguler.

Distribusi paket tersebut dijadwalkan pada 17 Maret 2026. Pada hari itu, penerima manfaat akan memperoleh satu paket makanan sehat reguler ditambah tiga paket kemasan tambahan untuk alokasi konsumsi beberapa hari berikutnya.

Skema ini dirancang agar makanan dapat disimpan dan dikonsumsi secara bertahap sesuai petunjuk.

Baca Juga: Kemendikdasmen Klaim Dampak MBG ke Siswa Bisa Kurangi Gangguan Konsentrasi Belajar

“Pendistribusiannya dilakukan pada hari terakhir pendistribusian sebelumnya, yaitu Selasa, 17 Maret 2026, berupa satu paket kemasan makanan sehat ditambah tiga paket bundling kemasan sehat untuk MBG alokasi Rabu 18 Maret sampai Jumat 20 Maret," jelas Dadan, seperti dikutip dari Tirto, Selasa (24/2/2026).

Ia mengingatkan bahwa paket bundling hanya berlaku untuk kebutuhan maksimal tiga hari. Karena itu, seluruh mitra pelaksana Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi diminta melakukan sosialisasi langsung kepada keluarga penerima agar tidak terjadi salah pemahaman terkait durasi dan peruntukan paket.

“SPPG wajib menyampaikan edukasi singkat mengenai cara penyimpanan dan konsumsi bertahap paket bundling maksimal tiga hari. Sekaligus penegasan bahwa paket adalah khusus untuk sasaran penerima manfaat MBG,” ujarnya.

Edukasi tersebut mencakup tata cara menjaga kebersihan kemasan, suhu penyimpanan, serta waktu konsumsi. Selain penyesuaian teknis selama Lebaran, BGN memastikan program MBG tetap berjalan selama Ramadan, masa cuti bersama, dan periode libur nasional lainnya.

Prinsip pemenuhan gizi seimbang serta keamanan pangan tetap menjadi dasar pelaksanaan program di lapangan.

“Pelayanan MBG pada Ramadan dan libur dan cuti bersama lebaran dan Tahun Baru Imlek tetap dilaksanakan dengan memperhatikan prinsip pemenuhan gizi seimbang, keamanan pangan, ketertiban, serta akuntabilitas,” kata Dadan.

Baca Juga: Karyawan MBG Berhak Terima THR 2026, Begini Penjelasannya

Ia menambahkan bahwa kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita tetap mendapat layanan penuh.

Untuk wilayah dengan mayoritas penerima manfaat yang tidak berpuasa, distribusi makanan dilakukan seperti hari biasa dengan menu siap santap.

Sementara di daerah dengan mayoritas masyarakat berpuasa, makanan disalurkan dalam bentuk kemasan sehat agar dapat dikonsumsi sesuai waktu berbuka. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkait
Baca Juga