Siswa SMK di Sulawesi Tenggara Bakal Diwadahi jadi Wirausaha

Adinda Septia Putri

reporter

Rabu, 10 Mei 2023  /  10:18 pm

Penandatanganan MoU Dikbud Sulawesi Tenggara dalam fasilitasi hasil karya siswa ke UMKM. Foto: Ist.

KENDARI, TELISIK.ID - Program merdeka belajar tidak hanya memfokuskan siswa pada minat dan bakat mereka. Program ini juga didukung dengan segala fasilitas, salah satunya wadah untuk menyalurkan hasil karya siswa agar bernilai ekonomis dan dapat dinikmati oleh semua orang.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara menjalin kerjasama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) untuk menyukseskan program merdeka belajar.

Salah satu program merdeka belajar yang telah digagas yakni melalui launching hasil karya seragam dan pakaian hasil karya siswa SMK di Sulawesi Tenggara.  Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan MoU di salah satu hotel di Kota Kendari, Rabu (10/5/2023).

Baca Juga: Jokowi Buka Aduan Jalan Rusak Seluruh Indonesia, Termasuk Sulawesi Tenggara

Kepala Dikbud Sulawesi Tenggara, Yusmin menuturkan dari hasil kunjungannya di beberapa daerah, dirinya melihat siswa-siswi SMK sangat kreatif. Menurutnya, kreativitas ini tidak boleh hanya sampai di sekolah, namun harus diaplikasikan hingga bermanfaat dan bernilai bagi dirinya serta masyarakat lain.

"Kita mulai dari seragam karena ini kebutuhan dasar. Jumlah siswa kita sebanyak 120 ribu dengan kebutuhan 1 siswa 5 seragam, jika dikelolah dengan baik khususnya SMK jurusan tata busana, ini sangat luar biasa," ujarnya.

Ia turut terjun ke lapangan untuk melihat siswa-siswi berkreasi dengan mesin jahitnya. Yusmin mengapresiasi hasil yang luar biasa dari karya-karya mereka. Pihaknya akan libatkan para UMKM sehingga para siswa dapat menjadi wirausaha.

Yusmin mengatakan pihaknya melibatkan UMKM agar dapat berkolaborasi dengan siswa dalam menghasilkan dan memenuhi seragam susuai kebutuhan nantinya.

"Jadi tidak menutup kemungkinan bukan hanya seragam SMA atau SMK. Namun, seragam SD dan SMP juga melalui kebijakan bupati yang sengaja kami undang untuk menyaksikan hasil karya anak-anak kita," ungkapnya.

Selain UMKM, lanjut Yusmin mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan Kadin Sulawesi Tenggara dalam menyukseskan program itu. Pasalnya, melalui Kadin dukungan didapatkan bagi kepala-kepala sekolah di antaranya modal usaha.

"Ini pertama kali di Indonesia. Sudah disampaikan di Sumatera baru disosialisasikan, kita sudah melaksanakannya," ujarnya.

Tempat sama, Wakil Ketua Umum Kadin Sulawesi Tenggara Bidang Pasar Modal, Satra Alamsyah menuturkan pihaknya akan berperan aktif dalam menyukseskan program tersebut.

Ia membeberkan peran Kadin yakni dalam hal edukasi, market atau pemasaran serta bahan baku pembuatan seragam.

Baca Juga: Hujan Deras Warnai Persiapan Pembukaan Pameran Pembangunan HUT ke-59 Sulawesi Tenggara

"Kadin akan berperan aktif membantu anak-anak kita di SMK ini. Bisa menjadi bapak angkat atau asuh, bersinergi mengembangkan potensi dari anak-anak kita ini," ujarnya.

Dari segi pemasaran, Sastra mengatakan pihaknya akan membantu menyerap produk-produk yang akan dihasilkan oleh siswa SMK tersebut.

"Target bulan depan sudah mulai jalan. Kami akan terus bersinergi terutama dari segi edukasi, pemasaran dan modal," pungkasnya. (B-Adv)

Penulis: Adinda Septia Putri

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS