Sukses Digelar saat Efisiensi, WSI Dinobatkan jadi Event Tahunan Buton Selatan
Reporter
Selasa, 16 Juni 2026 / 1:41 pm
Pertunjukan tarian kolosal Linda pada pembukaan Festival Wonderful Siompu Island. Foto: Ali Iskandar Majid/Telisik
BUTON SELATAN, TELISIK.ID - Festival budaya Wonderful Siompu Island (WSI) sukses digelar oleh Komunitas Siompu Ethnic Journey bersama Dinas Pariwisata walau di tengah kondisi efisiensi anggaran dan dinobatkan menjadi event tahunan di Kabupaten Buton Selatan.
Melalui Bupati Buton Selatan, Muhammad Adios, Staf Ahli Setda Buton Selatan, La Ode Firman Hamzah mengapresiasi penyelenggaraan Wonderful Siompu Island yang berjalan sukses, pasalnya pagelaran event budaya tersebut menjadi trend baru di kalangan masyarakat serta merangsang promosi pariwisata Buton Selatan naik ke tingkat nasional maupun kancah internasional.
Terlebih penyelenggaraan event Wonderful Siompu Island digelar dengan segala keterbatasan di tengah efisiensi, namun mampu menggerakkan roda ekonomi pesisir serta mendorong pertumbuhan pelaku UMKM baru di Pulau Siompu.
"WSI 2026 membuktikan satu hal baru dengan efisiensi kita mampu menggerakkan ekonomi nyata masyarakat pesisir," ungkap La Ode Firman Hamzah, seusai menghadiri perhelatan acara, Selasa (16/6/2026).
"Pak Bupati menyarankan bila diformalkan dilaksanakan dua tahun sekali," lanjutnya.
Baca Juga: Pemkab Buton Selatan Gandeng Indomaret Genjot Produk UMKM Lokal Tembus Pasar Nasional
Festival yang digelar selama tiga hari berturut-turut itu, menjadi ikonik sebab mampu menghadirkan hampir seribu penari kolosal pada pembukaannya. Selain pertujukan tari, terdapat pagelaran fashion show yang menjadi ajang kreatifitas anak muda Siompu dalam menggabungkan sentuhan tradisional wastra Buton dengan gaya busana moderen sehingga menyuguhkan tampilan modis yang syarat akan identitas budaya.
Tak hanya itu, sepanjang penyelenggaraan event tersebut menyajikan proses pembuatan kain tenun Buton khas Siompu, mulai dari pemintalan benang hingga menjadi sebuah sarung. Selain mengedukasi, terdapat interaksi antara pengunjung dengan pengrajin di sana lewat praktik menenun sarung yang mana diharapkan dapat melestarikan warisan budaya leluhur.
Berlandaskan hal itu, festival budaya Wonderful Siompu Island digadang-gadang bakal menjadi ikon baru di sektor pariwisata dan diharapkan menjadi event tahunan di Buton Selatan yang mampu menyamai kesusksesan Wakatobi Wave.
Olehnya, Firman mengatakan, Pemkab Buton Selatan mendukung inovasi Siompu Ethnic Journey (SEJ) dengan menawarkan beberapa rekomendasi langkah strategis diantaranya.
Aktivasi kalender acara berkesinambungan, khususnya OPD terkait (Dispar), pemerintah kecamatan, dan pengurus Komunitas SEJ agar memecah rangkaian kegiatan besar tersebut menjadi beberapa item kegiatan bulanan. Seperti pasar budaya diakhir pekan, pertunjukan tari berkala di area pelabuhan, dan agenda budaya lainnya sehingga dapat menarik dan meningkatkan jumlah wisatawan setiap tahunnya.
Baca Juga: Dinkes Bidik Pembangunan Labkesmas untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan di Buton Selatan
Keberlanjutan ekosistem digital UMKM lewat kampanye penggunaan Qris serta digitalisasi pemasaran harus terus berjalan. Mitra seperti perbankan dan Diskominfo diminta untuk membuat video sekilas kegiatan WSI sebagai sarana promosi berkepanjangan yang disebar luaskan melalui akun resmi medsos masing-masing guna menjangkau ekspansi pasar yang lebih luas.
Penguatan kelembagaan Desa wisata lewat pengintegrasian potensi agrowisata seperti jeruk Siompu dan wisata bahari kedalam tata kelola WSI serta Pokdarwis guna memastikan aset pariwisata dikelola dengan profesional, transparan, bersih, dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat lokal.
Diharapkan penyelenggaraan event Wonderful Siompu Island sedapat mungkin terjadi keterpaduan hal aspek teknis antara pemda dan masyarakat se-Kecamatan Siompu dan Siompu Barat. (C)
Penulis: Ali Iskandar Majid
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS