Wujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Dosen TLM UMW Gelar Pengabdian Gerakan Lawan Cacing di SDN 1 Muara Sampara

Ana Pratiwi, telisik indonesia
Minggu, 02 Agustus 2026
0 dilihat
Wujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Dosen TLM UMW Gelar Pengabdian Gerakan Lawan Cacing di SDN 1 Muara Sampara
Pengabdian kepada Masyarakat dosen Prodi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis UMW di SDN 1 Muara Sampara, Desa Lalambue, Kecamatan Kapoiala. Foto: Ist.

" Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Mandala Waluya (UMW) Kendari menerjunkan kepakarannya langsung ke masyarakat "

KONAWE, TELISIK.ID - Dalam rangka menjalankan kewajiban Tri Dharma Perguruan Tinggi, jajaran dosen Program Studi (Prodi) Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis (TLM), Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Mandala Waluya (UMW) Kendari menerjunkan kepakarannya langsung ke masyarakat.

Komitmen akademis tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Gerakan TLM Lawan Cacing: Wujud Implementasi SDGs untuk Anak SD Sehat dan Cerdas” yang dipusatkan di SDN 1 Muara Sampara, Desa Lalembue, Kecamatan Kapoiala, Sabtu (1/8/2026).

Melalui aksi pengabdian ini, para dosen tidak hanya mentransfer ilmu di ruang kuliah, tetapi turun tangan langsung menerapkan kompetensi laboratorium medis guna memitigasi risiko infeksi parasit pada anak usia sekolah.

Kegiatan PkM ini digerakkan oleh tim gabungan yang terdiri dari 20 dosen dan mahasiswa Prodi Sarjana Terapan TLM UMW. Dalam pelaksanaannya, tim akademisi ini berkolaborasi dengan 30 siswa, 3 guru pendamping, 1 aparat Desa Lalembue , serta 2 programmer pencegahan kecacingan dari Puskesmas (PKM) Kecamatan Kapoiala.

Baca Juga: Bangun Generasi Emas 2045, Harmawati Ajak Mahasiswa Mandala Waluya Kendari Bersatu Lawan Narkoba

Para dosen memimpin langsung serangkaian intervensi medis dan edukatif, mulai dari penyuluhan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), proses penapisan (screening) sampel feses siswa menggunakan teknik pemeriksaan laboratorium, hingga pendampingan pemberian obat cacing secara tepat dosis oleh pihak PKM.

Ketua Program Studi (Kaprodi) Sarjana Terapan TLM UMW, Sanatang menegaskan, pengabdian masyarakat merupakan pilar penting Tri Dharma yang menjadi sarana bagi dosen untuk memberikan dampak nyata bagi publik.

"Sebagai dosen dan akademisi, kami memiliki tanggung jawab moral dan profesional untuk memastikan keilmuan laboratorium medis tidak berhenti di jurnal atau ruang kelas saja. Pengabdian ini adalah wujud nyata pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi, di mana kepakaran dosen hadir langsung menyelesaikan masalah kesehatan khusus pada anak-anak di SDN 1 Muara Sampara," ungkap Sanatang dalam keterangan tertulisnya.

Ia menambahkan, hasil pemeriksaan laboratorium yang dilakukan oleh tim dosen dan mahasiswa dalam kegiatan PkM ini juga akan menjadi basis data acuan bagi intervensi lanjutan, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-3 terkait kesehatan dan kesejahteraan.

Baca Juga: Mandala Waluya Kendari Kerahkan 575 Mahasiswa KKN Tematik di 50 Desa Konawe Selatan

Infeksi cacingan yang ditularkan melalui tanah (Soil-Transmitted Helminths) masih menjadi ancaman kesehatan tersembunyi bagi anak-anak di kawasan pesisir.

Jika tidak diintervensi, kondisi ini berpotensi memicu anemia, penurunan nutrisi, hingga mengganggu tumbuh kembang dan daya konsentrasi belajar siswa.

Langkah responsif para dosen Prodi Sarjana Terapan TLM UMW ini diharapkan tidak hanya memberikan bantuan medis sesaat, melainkan mampu mengedukasi warga sekolah dan masyarakat desa agar lebih mandiri dalam menjaga sanitasi diri serta lingkungan secara berkelanjutan.

Penulis: Ana Pratiwi

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkait
Baca Juga