Dinkes Bidik Pembangunan Labkesmas untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan di Buton Selatan
Ali Iskandar Majid, telisik indonesia
Jumat, 05 Juni 2026
0 dilihat
Pemeriksaan gratis oleh Dinas Kesehatan Buton Selatan di lingkungan SMPN 1 Batauga. Foto: Ali Iskandar Majid/Telisik
" Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Buton Selatan tengah mengusulkan pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) senilai Rp 16 miliar guna peningkatan layanan kesehatan "

BUTON SELATAN, TELISIK.ID - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Buton Selatan tengah mengusulkan pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) senilai Rp 16 miliar guna peningkatan layanan kesehatan.
Usulan tersebut ditujukan kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui skema Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Buton Selatan melalui Sekretaris Dinas Kesehatan, Zulkiflin Ganing, mengatakan saat ini Pemkab Buton Selatan tengah menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat. Adapun dokumen persyaratan yang dimintai telah rampung dikerjakan.
“Seluruh dokumen yang diminta sudah kami lengkapi. Saat ini kami tinggal menunggu Surat Keputusan dari Kementerian Kesehatan,” ujarnya, Jumat (5/6/2026).
Dari sejumlah proposal pembangunan dan rehabilitasi fasilitas kesehatan yang diajukan oleh Pemkab Buton Selatan ke Kemenkes, hanya pembangunan Labkesmas yang mendapat sinyal positif untuk dilanjutkan ke tahap berikutnya.
Baca Juga: Wonderful Siompu Island Buton Selatan Libatkan Ribuan Penari untuk Dongkrak Potensi Wisata
Zulkiflin mengatakan pembangunan Labkesmas direncanakan akan berlokasi di Kecamatan Batauga.
“Dari beberapa program pembangunan maupun rehabilitasi yang kami usulkan, sejauh ini hanya Labkesmas yang diminta untuk melengkapi analisis teknis dari Dinas Pekerjaan Umum. Artinya, peluang untuk direalisasikan cukup terbuka,” tambahnya.
Keberadaan fasilitas tersebut dinilai penting untuk meningkatkan akses layanan laboratorium kesehatan bagi masyarakat, mulai dari pemeriksaan penyakit menular, pengujian sampel kesehatan lingkungan, hingga berbagai kebutuhan diagnostik lainnya.
Selain mendukung pelayanan kesehatan, Labkesmas juga diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD) melalui berbagai layanan laboratorium yang dapat dimanfaatkan masyarakat maupun instansi terkait.
“Harapan kami tentu Labkesmas ini bisa terealisasi karena manfaatnya sangat besar, baik untuk peningkatan layanan kesehatan masyarakat maupun sebagai salah satu sumber pendapatan daerah di masa depan,” harap Zulkiflin.
Sebelumnya Buton Selatan sempat memperoleh alokasi program pembangunan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) dari pemerintah pusat. Namun program tersebut tidak dapat direalisasikan karena adanya kendala teknis.
Baca Juga: Dana Transfer Pusat Mandek Picu Penurunan Realisasi APBD Buton Selatan
Sebagai gantinya, pada tahun 2026 pemerintah daerah kembali mengusulkan pembangunan Labkesmas dengan harapan dapat memperoleh dukungan pendanaan dari APBN.
Jika disetujui oleh Kementerian Kesehatan, pembangunan Labkesmas akan menjadi salah satu proyek strategis sektor kesehatan di Kabupaten Buton Selatan pada tahun mendatang.
Usulan tersebut diharapkan menjadi solusi peningkatan layanan kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat kapasitas daerah dalam pemeriksaan laboratorium kesehatan yang selama ini masih terbatas. (C)
Penulis: Ali Iskandar Majid
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS