Tidur Mengenakan Bra atau Tidak, Manakah yang Lebih Baik?

Sasmiraza

Reporter

Kamis, 26 Agustus 2021  /  8:48 pm

Sedang tertidur lelap. Foto: Repro cakapcakap.com

KENDARI, TELISIK.ID - Beberapa orang menyarankan wanita tidur tanpa bra agar lebih sehat dan tidur jadi lebih nyenyak.

Namun, ada juga pendapat yang menyebut tidur tanpa bra bisa membuat payudara kendor atau memicu kanker payudara.

Jadi, sebenarnya mana yang lebih baik antara tidur tanpa bra atau pakai bra?

Menurut Dr. Amber Guth, direktur Breast Cancer Surgery Multidisciplinary Fellowship di NYU Langone Medical Center, tidak ada kepastian medis baik dalam segi manfaat atau risiko kesehatan dari tidur memakai bra.

Melansir Hellosehat.com, gagasan bahwa memakai bra selama lebih dari delapan sampai 12 jam dalam satu hari akan melemahkan jaringan payudara sehingga payudara akan lebih cepat melorot adalah tidak benar.

Pengenduran atau perubahan bentuk payudara diakibatkan oleh sejumlah faktor, seperti kehamilan, menyusui, penurunan berat badan, hukum gravitasi, atau tanda-tanda penuaan (berkurangnya produksi kolagen).

Hal tersebut berbeda dengan pernyataan Anna Targonskaya, MD ahli ginekolog dan penulis di flohealth, ia menyatakan tidur dengan mengenakan bra ternyata memiliki beberapa konsekuensi bagi kesehatan.

Melalui dari flohealth, berikut adalah beberapa masalah kesehatan akibat penggunaan bra saat tidur menurut Targonskaya dilansir dari Suara.com jaringan Telisik.id:

Baca juga: Waspadai Pre-Eklamsia, Penyebab Kematian Tertinggi pada Ibu dan Bayi

Baca juga: Ingin Tubuh Tetap Bugar, Lakukan Olahraga Singkat Ini Setiap Pagi

Mengganggu Sirkulasi Darah

Salah satu efek buruk dari penggunaan bra saat tidur adalah menghambat sirkulasi darah. Saat tidur, kawat bra yang menempel dengan ketat di kulit  akan membatasi otot-otot dada. Hal ini yang akan membatasi aliran darah ke saraf lengan dan area tubuh lainnya.

"Mengenakan bra di malam hari dengan kompresi ketat seperti sport bra dapat membahayakan jaringan payudara karena membatasi sirkulasi darah ke jaringan payudara," catat Targonskaya.

"Sirkulasi darah yang buruk dapat menyebabkan pusing dan kram," tambahnya.

Iritasi kulit

Salah satu efek lain dari mengenakan bra saat tidur adalah iritasi kulit. Kait dan tali bra dapat bergesekan dengan kulit sehingga menyebabkan iritasi dan lesi kulit.

Hiperpigmentasi kulit

Hiperpigmentasi kulit merupakan perubahan warna kulit yang tidak merata atau munculnya bintik-bintik berwarna gelap pada kulit. Penyebab hiperpigmentasi disebabkan peningkatan pigmen melanin pada daerah tertentu pada kulit.

Mengenakan bra saat tidur dapat menyebabkan gesekan, iritasi, dan kerusakan pada area kulit. Kondisi ini dapat menstimulasi melanosit dan menghasilkan lebih banyak pigmen melanin di area kulit hingga mengakibatkan hiperpigmentasi.

Tidur mengenakan bra dapat menyebabkan infeksi jamur pada payudara. Mengenakan bra saat tidur bisa memicu kelembaban pada area payudara yang bisa jadi tempat berkembangnya jamur.

Memengaruhi Fisiologi Payudara

Mengenakan bra ketat saat tidur bisa memengaruhi limfatik yang mengakibatkan retensi cairan dan peradangan kronis. Sistem limfatik sendiri membantu mengeluarkan racun dari area payudara melalui kelenjar getah bening yang ada di ketiak.

Sehingga drainase limfatik yang terganggu dapat menghambat ekskresi racun dari tubuh. Kondisi ini dapat menyebabkan edema dan radang payudara kronis. (C)

Reporter: Sasmiraza

Editor: Haerani Hambali