Tren Bekal Sekali Masak Meningkat, Ini Menu dan Cara Praktis Menyiapkannya
Reporter
Minggu, 30 November 2025 / 2:31 pm
Menu makanan yang disajikan bisa menjadi bekal saat pergi kerja. Foto: Liputan6
KENDARI, TELISIK.ID - Gaya hidup cepat dan kebutuhan efisiensi membuat tren bekal sekali masak untuk beberapa hari semakin diminati para pekerja dan mahasiswa.
Pola ini dianggap mampu menghemat waktu, tenaga, sekaligus menjaga pengeluaran tetap stabil. Sejumlah menu tahan lama pun mulai dipilih karena bisa disimpan di kulkas dan aman dikonsumsi hingga beberapa hari kemudian.
Berbagai menu kering dan setengah kering menjadi favorit. Selain tahan lama, bahan-bahannya mudah didapat dan proses memasaknya tidak rumit.
Kentang mustofa, tempe orek, ayam ungkep, hingga rendang kering menjadi pilihan yang paling banyak disiapkan untuk stok mingguan.
Tidak hanya menu, masyarakat juga mulai mengadopsi cara-cara penyimpanan dan pengolahan yang tepat agar makanan tetap awet. Proses memasak dibuat lebih sederhana namun tetap mempertimbangkan keamanan makanan.
Berikut dilansir dari Liputan6, menu dan cara penyiapannya yang kini banyak digunakan sebagai bekal harian:
Kentang Mustofa, disiapkan dengan merendam irisan kentang dalam air cuka atau kapur sirih sebelum digoreng, sehingga teksturnya tetap renyah meskipun disimpan beberapa hari.
Tempe Orek Kering, dimasak dengan mengurangi kadar air pada bumbu, memastikan tumisan benar-benar kering agar tidak mudah lembek.
Ayam Ungkep Bumbu Kuning diolah dengan cara diungkep sampai bumbu meresap. Ayam kemudian disimpan dalam wadah dan digoreng atau dipanaskan sesuai kebutuhan.
Sambal Bajak dibuat dengan proses menumis cabai, bawang, dan tomat hingga minyak naik, menjaga sambal tetap awet hingga satu hingga dua minggu.
Rendang Sapi Kering dimasak lebih lama dari rendang biasa, memastikan santan benar-benar meresap dan kering untuk daya simpan yang lebih panjang.
Tempe Bacem diolah dengan merebus tempe bersama bumbu manis gurih hingga meresap, lalu didinginkan sebelum disimpan.
Ayam Suwir Pedas ditumis hingga air dalam bumbu berkurang, membuat teksturnya lebih awet sebagai isian bekal.
Sambal Goreng Kentang Ati diproses dengan menggoreng bahan utama terlebih dahulu agar tidak cepat lembek ketika disimpan.
Ayam Bumbu Rica ditumis hingga bumbu benar-benar mengering sehingga tidak cepat rusak di dalam kulkas.
Baca Juga: Rujak Uleg Racikan Anto di Pasar Anduonohu Kendari: Segar Campur Bumbu Pedas Manis
Cumi Tumis Kering dimasak tanpa kuah berlebihan, menjaga cumi tetap padat dan aman untuk beberapa hari penyimpanan.
Dalam penerapannya, masyarakat juga disarankan menggunakan wadah kedap udara dan memastikan makanan sudah dingin sebelum ditutup. Proses penyimpanan yang baik dianggap sebagai faktor penting agar makanan tidak cepat basi dan tetap aman dikonsumsi.
Tren bekal tahan lama ini diperkirakan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan efisiensi di tengah jadwal kerja yang padat. Selain lebih sehat, kebiasaan ini juga dinilai mampu mengurangi pengeluaran harian secara signifikan. (C)
Penulis: Erni Yanti
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS