Heboh Prabowo Rela Mundur dan Beri Peluang Purbaya Presiden, Begini Penjelasan Faktanya
Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Kamis, 05 Maret 2026
0 dilihat
Jaksa Agung Burhanuddin, Menkeu Purbaya, dan Presiden Prabowo, di depan tembok duit korupsi ekspor CPO yang dikembalikan ke negara, 20 Oktober 2025. Foto: YouTube@sekretariat presiden
" Klaim Presiden Prabowo Subianto ingin mundur dan menawarkan jabatan presiden kepada Purbaya Yudhi Sadewa beredar di media sosial "

JAKARTA, TELISIK.ID - Klaim Presiden Prabowo Subianto ingin mundur dan menawarkan jabatan presiden kepada Purbaya Yudhi Sadewa beredar di media sosial; penelusuran menunjukkan informasi tersebut tidak benar.
Isu mengenai Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang disebut rela mundur dari jabatannya demi memberi peluang kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjadi presiden ramai beredar di media sosial.
Narasi tersebut memicu beragam reaksi warganet setelah sebuah akun Facebook mengunggah cerita yang mengklaim adanya percakapan antara Prabowo dan Purbaya terkait tawaran jabatan presiden.
Unggahan itu disebarkan oleh akun Facebook bernama “Purbaya YS Mentri RI” pada Selasa, 3 Maret 2026. Dalam unggahan tersebut terlihat gambar Prabowo dan Purbaya sedang berjabat tangan bersama sejumlah menteri lainnya.
Pengunggah menambahkan narasi yang menggambarkan percakapan antara keduanya serta meminta pendapat publik mengenai kecocokan Purbaya sebagai presiden atau tetap menjabat sebagai menteri keuangan.
Narasi yang disertakan dalam unggahan tersebut berbunyi:
“Bikin geger jagat maya!! PR4BOWO ingin PURB4YA jadi PR3SIDEN tahun depan, PURBA4YA mala menolak? PR4BOWO: PURB4YA!! Apakah kamu gak tertarik jadi PR3SIDEN?? Kalau kamu maju saya rela mundur pur. PURB4YA: Ngga dulu pak, saya m4kasih atas tawarannya, bukannya saya ngga mau, aku lebih kawatir. Kalau nanti saya keluar dari kursi menkeu takut keua4ngan KOC4R-K4CIR lagi seperti dulu. Kalau menurut kalian gimana, pak purb4ya lebih cocok jadi PR3siden apa menkeu??”
Baca Juga: Harga BBM Pertamina Naik Maret 2026, Berikut Rincian Lengkapnya
Unggahan tersebut juga menyertakan keterangan tambahan yang menyebutkan bahwa Purbaya menolak tawaran tersebut karena menilai stabilitas keuangan negara harus tetap dijaga. Pada bagian keterangan, pengunggah menulis, “Karena keuangan negara lebih penting dan harus dijaga dengan amanah !!!”.
Melansir dari Tirto, Kamis (5/3/2026) unggahan itu tercatat telah memperoleh ratusan interaksi dari pengguna Facebook. Salah satu unggahan mendapat 318 tanda suka, 138 komentar, dan dibagikan sebanyak 15 kali. Sementara unggahan serupa dari akun yang sama tercatat memperoleh 969 tanda suka, 198 komentar, dan 22 kali dibagikan.
Namun penelusuran menunjukkan bahwa informasi tersebut tidak berasal dari sumber resmi. Akun Facebook yang mengunggah klaim tersebut menggunakan foto profil Purbaya dan memiliki puluhan ribu pengikut, tetapi bukan merupakan akun resmi yang dikelola oleh pihak terkait.
Kementerian Keuangan Republik Indonesia menegaskan bahwa akun resmi Menteri Keuangan Purbaya hanya tersedia di platform Instagram dan TikTok dengan nama pengguna @menkeuri, bukan di Facebook. Dengan demikian, akun yang menyebarkan klaim tersebut dipastikan bukan akun resmi.
Selain itu, penelusuran terhadap gambar yang digunakan dalam unggahan juga dilakukan dengan metode pencarian gambar terbalik. Hasilnya mengarah pada publikasi media yang memuat dokumentasi pertemuan resmi, bukan percakapan terkait tawaran jabatan presiden.
Dalam pemberitaan yang dilansir oleh Kompas melalui kanal YouTube, Prabowo justru menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah sebagai kepala negara. Pernyataan tersebut disampaikan ketika ia menjenguk polisi dan masyarakat yang menjadi korban demonstrasi di Rumah Sakit Polri Jakarta Timur pada September 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menegaskan sikapnya terhadap berbagai tantangan yang dihadapi negara. Ia menyatakan bahwa dirinya tidak akan mundur dalam menjalankan mandat sebagai presiden.
Sementara itu, pertemuan antara Prabowo dan Purbaya memang pernah terjadi di Istana Kepresidenan pada Desember 2025. Pertemuan tersebut dikonfirmasi langsung oleh Purbaya, namun pembahasannya tidak berkaitan dengan tawaran jabatan presiden.
Baca Juga: Janji Purbaya Melenceng, 2 Pekan THR PNS dan PPPK hingga TNI-Polri 2026 Tak Cair
Purbaya menjelaskan bahwa pertemuan tersebut hanya berlangsung singkat dan berkaitan dengan konfirmasi informasi tertentu dari presiden. “Saya cuma meeting sebentar sama Presiden, ada sesuatu yang dikonfirmasi oleh beliau," katanya.
Menurut Purbaya, pembahasan dalam pertemuan tersebut berkaitan dengan isu bantuan, termasuk kesiapan dana untuk penanganan bencana. Ia menegaskan bahwa tidak ada pembicaraan mengenai tawaran menjadi presiden ataupun rencana pengunduran diri presiden.
Penelusuran juga dilakukan dengan mencari pemberitaan terkait klaim tersebut di berbagai media arus utama. Hasilnya, tidak ditemukan satu pun laporan dari media kredibel yang menyebutkan bahwa Prabowo berencana menjadikan Purbaya sebagai presiden atau mengundurkan diri dari jabatannya.
Dengan demikian, informasi yang beredar di media sosial mengenai Prabowo yang disebut rela mundur dan menawarkan jabatan presiden kepada Purbaya tidak didukung oleh fakta maupun pernyataan resmi dari pihak terkait. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS