adplus-dvertising

Oleh-Oleh Khas Bandung Kini Ada di Kendari

Nur Khumairah Sholeha Hasan, telisik indonesia
Minggu, 16 Januari 2022
812 dilihat
Oleh-Oleh Khas Bandung Kini Ada di Kendari
Wajit Bandung buatan Idha hadijah beralamat di Lrg. Paud Al-aqsha, Samping Pasar Ranomeeto. Foto: Nur Khumairah Sholeha Hasan/Telisik

" Wajit Bandung merupakan makanan yang cukup terkenal di Jawa Tengah, dibungkus kecil-kecil menggunakan kertas minyak yang berwarna-warni "

KENDARI, TELISIK.ID - Sebagai Ibu rumah tangga, tak serta merta membuat Ida Hadijah berharap pada penghasilan suaminya.

Ingin memiliki usaha sendiri tanpa harus mengandalkan penghasilan suaminya, membuatnya ingin mencoba usaha kuliner khas Bandung. Sebelum membuat usaha wajit bandung ini, dia berjualan sebagai salah satu pedagang kaki lima di pasar Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

Wajit Bandung merupakan makanan yang cukup terkenal di Jawa Tengah. Wajit Bandung terbuat dari beras ketan, dengan campuran kelapa parut dan gula. Wajit Bandung dibungkus kecil-kecil menggunakan kertas minyak yang berwarna-warni.


Selain ingin memperkenalkan makanan khas daerahnya tersebut, dia juga melihat potensi usaha ini sama sekali belum terdapat di Kota Kendari.

"Saya usaha ini belum lama, masih sekitar 2 bulanan, dulu mama yang suka bikin untuk hari-hari seperti lebaran ataupun sebagai oleh-oleh," ungkapnya pada Telisik.id, Minggu (16/1/2022).

Setiap hari dia mampu memproduksi sebanyak 20 cup, yang dibanderol dengan harga Rp10 ribu per cup. Bahkan produknya ini pernah dikirim ke Wawonii Konawe Kepulauan (Konkep) sebagai oleh-oleh.

Wajit Bandung yang dibuatnya ada berbagai varian, mulai dari original, kacang ijo, nenas, nangka, tergantung keinginan para konsumen. Kini, dia fokus menjual produknya di Marketplace Facebook dan Facebook pribadinya atas nama Idha Hadijah.

Saat ini yang menjadi kendalanya adalah bahan baku pembuatan seperti gula pasir, beras ketan, kacang ijo yang kini semakin naik.

"Karena harga bahan bakunya naik, saya juga tidak bisa serta merta menaikkan harga produknya, ataupun mengurangi bahan-bahannya saat membuat, karena kalau di kurangi hasilnya kurang maksimal," ungkapnya.

Seorang pembeli yang pertama kali mencoba wajit buatannya mengatakan,

Baca Juga: Kedai Unik Ini Miliki Konsep Masakan Ala Jepang

"Wajit kacang ijonya enak sekali bun, Insya Allah, nanti saya order lagi, Makasih" ungkap Zaid.

Sedangkan pembeli lainnya mengaku wajit dagangan Ida Hadija memiliki rasa yang enak.

"Wajitnya enak, rasanya Mantul (mantap betul)," ungkap Sumina.

Walaupun kini harga bahan baku sedang merangkak naik, tetapi dia tetap berusaha mempertahankan harga produknya pada konsumen.

Baca Juga: Tak Perlu ke Korea Jika Ingin Makan Kimchi, Kini Ada di Kendari

"Sekarang memang harga-harga bahan bakunya sedang naik, tapi Alhamdulillah tetap ada untungnya" tutupnya. (A)

Reporter: Nur Khumairah Sholeha Hasan

Editor: Kardin

Artikel Terkait
Baca Juga