UMKendari Raih 20 Hibah Nasional 2026, Perkuat Hilirisasi Riset dan Pemberdayaan Masyarakat

Ana Pratiwi

Reporter

Minggu, 12 April 2026  /  4:41 pm

UMKendari raih 20 hibah nasional 2026. Fokus perkuat hilirisasi riset dan pemberdayaan masyrakat. Foto: Ist.

KENDARI, TELISIK.ID - Universitas Muhammadiyah Kendari (UMKendari) kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih 20 hibah pendanaan nasional tahun 2026 yang mencakup bidang penelitian, hilirisasi inovasi, prototipe, serta pengabdian kepada masyarakat.  

Berdasarkan pengumuman resmi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Nomor 94/DST/C/AL.04.02/2026 tertanggal 9 April 2026, UMKendari memperoleh 1 hibah hilirisasi inovasi komersial, 9 hibah penelitian, 1 hibah prototipe, dan 9 hibah pengabdian kepada masyarakat (PKM).

Salah satu inovasi unggulan adalah pengembangan teknologi Underwater Fish Lamp Plus (UFL+) yang terintegrasi dengan data oseanografi secara real time.  

Inovasi ini menjadi bagian dari program hilirisasi riset prioritas yang diarahkan untuk menghasilkan produk inovasi bernilai ekonomi dan berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya sektor perikanan.  

Baca Juga: Akhir Pekan di The Park XXI: Pilihan Film Menarik untuk Warga Kendari

Direktur Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat, Sitti Rahma Ma'mun, menyampaikan bahwa capaian ini menunjukkan peningkatan kualitas proposal dan kesiapan dosen dalam menjawab kebutuhan riset berbasis dampak.  

“Perolehan hibah tahun ini menunjukkan bahwa dosen UMKendari semakin adaptif terhadap arah kebijakan riset nasional, khususnya dalam penguatan hilirisasi dan penelitian yang berorientasi solusi. Ini menjadi momentum penting untuk memperluas kolaborasi dan meningkatkan daya saing riset kita di tingkat nasional,” ujarnya kepada telisik.id, dalam keterangan tertulis, Minggu (12/4/2026).

Di bidang penelitian, dosen UMKendari mengangkat berbagai isu strategis, seperti transformasi digital desa berbasis sistem informasi terpadu, ketahanan pangan berkelanjutan, hingga kajian sosial-ekologi pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara.  

Sementara itu, pada bidang pengabdian kepada masyarakat, program difokuskan pada pemberdayaan komunitas, mulai dari penguatan kapasitas aparatur desa hingga inovasi ekonomi berbasis potensi lokal.  

Rektor UMKendari, Muh. Nurdin, memberikan apresiasi atas capaian tersebut dan menegaskan pentingnya keberlanjutan dampak dari setiap program yang didanai.  

Baca Juga: AMB Kendari Buka Prodi D4 Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik, Cetak SDM Unggul untuk Industri Pertambangan

“Capaian ini bukan hanya soal jumlah hibah, tetapi tentang bagaimana hasil riset dan pengabdian tersebut benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. UMKendari berkomitmen untuk terus mendorong hilirisasi inovasi agar dapat berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah dan nasional,” ungkapnya.  

Hibah pendanaan ini merupakan bagian dari agenda Diktisaintek Berdampak, yang menempatkan perguruan tinggi sebagai aktor utama dalam menghadirkan solusi atas berbagai persoalan pembangunan nasional .  

Lebih lanjut, sesuai ketentuan kementerian, proses penyaluran dana hibah akan dilakukan melalui mekanisme kontrak dengan tahapan pencairan dan pelaksanaan program yang diatur melalui sistem BIMA dan Hiliriset .  

UMKendari berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas riset, memperluas kolaborasi, serta memastikan setiap program yang didanai memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (Adv)

Penulis: Ana Pratiwi

Editor: Ahmad Jaelani

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS