Ustaz Lagi Ceramah Diserang, Pelakunya Ngaku Komunis

Ibnu Sina Ali Hakim

Reporter

Selasa, 21 September 2021  /  7:33 am

Screnshot video penyerangan Ustaz di Batam. Foto: Ist.

BATAM, TELISIK.ID - Sebuah video yang memperlihatkan seorang ustaz diserang orang ketika mengisi ceramah di sebuah masjid viral di jejaring media sosial.

Insiden penyerangan ustaz itu terjadi di Masjid Baitusysyakur, Jodoh, Batam, Kepulauan Riau, Senin (20/9/2021) siang.

Ustaz yang diserang bernama Abu Syahid Chaniago. ia diserang pria tak dikenal ketika memberikan ceramah kepada jemaah yang hadir.

Kekinian, pria penyerang ustaz itu telah ditangkap oleh petugas dari Polresta Barelang.

Dikutip dari Suarabatam.id, pelaku tampak tidak menyesal dan sempat mengatakan sepatah kata saat digiring polisi di Mapolresta Barelang.

"Saya komunis," tegasnya saat menuju ruang pemeriksaan, Senin (20/9/2021) sore.

Saat ini petugas juga melakukan pemeriksaan ke kediaman pelaku, yang diketahui berada di seputaran Jodoh.

Dilansir dari Batamnewdonline, Ustaz Abu Syahid Chaniago saat ini juga datang didampingi oleh para pengurus masjid guna dimintai keterangan, beserta saksi mata yang merupakan petugas keamanan masjid.

Baca Juga: KPK Panggil Gubernur Anies dan Ketua DPRD DKI Jakarta

Baca Juga: Kantor LBH Yogyakarta Dilempari Bom, LPSK Siap Lindungi Saksi

Sebelumnya, petugas keamanan masjid, Jafar menuturkan bahwa peristiwa penyerangan tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB.

"Pada saat itu memang ada pengajian ibu-ibu. Penyerangan terjadi saat Ustaz tengah memberikan ceramah," paparnya ditemui di kawasan Masjid, Senin (20/9/2021).

Dari keterangan Jafar, pihak keamanan Masjid mengaku awalnya tidak menduga bahwa pelaku yang merupakan laki-laki tersebut, berniat melakukan penyerangan terhadap Ustaz yang diketahui bernama Ustaz Abu Syahid Chaniago.

Di mana saat datang ke area masjid, diketahui bahwa penyerang menggunakan pakaian rapi.

"Pelaku itu rapi saat datang, pakai jaket dan celana panjang. Kemudian dia bahkan sempat saya lihat ke arah area wudu. Setelah itu saya gak tahu kalau langsung masuk ke dalam," terangnya. (C)

Reporter: Ibnu Sina Ali Hakim

Editor: Haerani Hambali