Viral Pria Curi Anting Emas dari Jasad Wanita Korban Banjir Nepal, Begini Nasibnya
Reporter
Senin, 31 Agustus 2026 / 11:33 am
Video pria mencuri anting emas dari jasad korban banjir Nepal viral di media sosial. Foto: Screenshot Video
KATHMANDU, TELISIK.ID - Video pria diduga mencuri anting emas dari jasad wanita korban banjir Nepal viral di media sosial dan memicu kecaman warganet.
Video berdurasi sekitar 41 detik itu memperlihatkan sedikitnya dua pria berada di dekat jasad seorang wanita yang diduga menjadi korban banjir.
Dalam rekaman tersebut, tubuh korban terlihat dipindahkan menggunakan papan kayu. Salah seorang pria tampak menarik jasad korban dengan memegang bagian rambutnya.
Setelah tubuh korban dipindahkan, salah seorang pria terlihat melepaskan anting yang terpasang di kedua telinga korban. Perhiasan tersebut kemudian diletakkan di dekat mereka.
Sejumlah orang lainnya, baik pria maupun wanita, juga terlihat berada di sekitar lokasi kejadian. Beberapa di antaranya tampak merekam peristiwa tersebut menggunakan telepon seluler.
Baca Juga: Pulihkan Kondisi Warga Totobo, PT Vale Distribusikan Sembako Pasca Banjir di Kolaka
Rekaman tersebut kemudian tersebar luas di media sosial. Peristiwa dalam video itu menuai kecaman karena memperlihatkan dugaan pengambilan barang berharga dari jasad korban di tengah bencana.
Polisi Nepal Tangkap Terduga Pelaku
Kepolisian Nepal mengambil tindakan setelah video tersebut beredar luas di media sosial. Melalui unggahan di X, polisi Nepal menyatakan orang-orang yang diduga terlibat dalam pengambilan anting korban telah ditahan.
Polisi Nepal juga membagikan sebagian rekaman tersebut saat mengumumkan penangkapan para terduga pelaku.
Namun, belum diketahui secara pasti identitas maupun jumlah orang yang ditahan terkait kejadian tersebut. Keterangan lebih lanjut mengenai proses hukum terhadap para terduga pelaku juga belum disampaikan.
Melansir dari Detik, Senin (31/8/2026), peristiwa tersebut terjadi ketika Nepal dan wilayah Tibet masih menghadapi dampak banjir besar yang melanda kawasan perbatasan.
Lebih dari 400 orang dilaporkan meninggal dunia akibat bencana tersebut. Sementara itu, sekitar 1.468 orang masih dinyatakan hilang di kedua sisi perbatasan.
Banjir juga menyebabkan ratusan orang terjebak dan mengalami kesulitan untuk dievakuasi, termasuk sejumlah warga negara asing.
India dilaporkan masih berupaya mencari sekitar 290 warganya yang belum diketahui keberadaannya setelah bencana tersebut.
Baca Juga: Akibat Banjir, 2 Hari Air PDAM Kendari Tak Mengalir, 896 Pelanggan di Baruga Terdampak
Proses pencarian dan penyelamatan korban menghadapi sejumlah kendala. Kerusakan jalan dan jembatan, serta lumpur dan material puing dalam jumlah besar, membuat akses menuju sejumlah wilayah terdampak menjadi sulit.
Kondisi tersebut turut menyulitkan proses evakuasi dan pencarian korban di kawasan yang terdampak banjir Nepal dan Tibet.
Di tengah penanganan bencana, video dugaan pencurian anting dari jasad korban kemudian menjadi perhatian setelah beredar luas di media sosial.
Kepolisian Nepal telah menahan orang-orang yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut. Identitas para terduga pelaku dan perkembangan proses hukum selanjutnya masih menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Kardin