Wali Kota Baubau Minta Kepala Dinas Baru Buktikan Integritas dan Kinerja Terbaik

Elfinasari

Reporter

Senin, 29 Juni 2026  /  8:16 pm

Wali Kota Baubau, Yusran Fahim (kanan), menyalami para kepala dinas yang baru dilantik, Senin (29/6/2026). Foto: Ist

BAUBAU,TELISIK.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau, Sulawesi Tenggara, kembali melakukan penyegaran birokrasi guna memperkuat kinerja pemerintahan.

Prosesi pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemkot Baubau berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Baubau, Senin (29/6/2026).

Tiga pejabat yang resmi dilantik yakni Yudi Masril sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Amiruddin sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, serta Sri Salmiaty sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Wali Kota Baubau, Yusran Fahim, menegaskan bahwa pengisian jabatan tersebut merupakan hasil dari proses seleksi yang objektif, transparan, dan kompetitif.

Baca Juga: Jumlah Konsumsi Beras di Muna 94,75 Kg per Kapita Tiap Tahun, Swasemba Butuh 6.500 Hektare Lahan

"Pelantikan ini bukanlah akhir dari sebuah perjuangan, melainkan awal dari amanah yang lebih besar. Momentum ini menjadi titik awal untuk menunjukkan integritas, kepemimpinan, dedikasi, serta kinerja terbaik," tegasnya.

Yusran menjelaskan, pelantikan ini tidak hanya bertujuan mengisi kekosongan jabatan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi memperkuat organisasi pemerintahan agar semakin efektif, adaptif, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ia juga menginstruksikan tiga hal penting kepada pejabat yang baru dilantik dan seluruh kepala perangkat daerah.

Pertama, segera melakukan konsolidasi internal dengan menyatukan visi, memperkuat kolaborasi, serta mengharmoniskan langkah untuk mewujudkan Baubau yang ramah, cerdas, sejahtera, dan bermartabat.

Selain itu, Wali Kota meminta Sekretaris Daerah beserta seluruh kepala perangkat daerah menerapkan sistem penilaian kinerja yang objektif dan profesional.

Baca Juga: Wujudkan Desa Sejahtera, PT Vale IGP Pomalaa Edukasi Penerapan PHBS di Desa Pesouha

Aparatur yang tidak disiplin atau berkinerja rendah diminta diberikan tindakan tegas, sementara ASN yang berprestasi harus memperoleh penghargaan.

Yusran mengingatkan bahwa pelantikan ini bertepatan dengan berakhirnya semester pertama sekaligus penutupan tahun anggaran 2026 yang jatuh pada Selasa (30/6/2026).

Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program dan penggunaan anggaran.

"Efisiensi bukan berarti mengurangi kualitas pelayanan, tetapi bagaimana kita menghasilkan output yang sama, bahkan lebih baik, dengan pemanfaatan sumber daya yang lebih optimal," pungkasnya. (D)

Penulis: Elfinasari

Editor: Mustaqim

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS