Warga Amerika Merasa Ditipu, Jokowi Minta Usut Tuntas Permainan Karantina

Ibnu Sina Ali Hakim

Reporter

Rabu, 02 Februari 2022  /  12:09 pm

Presiden Jokowi minta permainan karantina diusut. Foto: Repro Antara

JAKARTA, TELISIK.ID - Presiden Joko Widodo memerintahkan pengusutan tuntas atas dugaan permainan karantina setelah mendengar komplain dari beberapa warga asing.

Melansir BBC.com, sebelumnya seorang warga Amerika Serikat mengaku kepada BBC News Indonesia, merasa ditipu dan diancam dideportasi sehingga harus keluar uang puluhan juta rupiah saat menjalani proses karantina setelah tiba di Indonesia.

Arahan Presiden Jokowi itu disampaikan saat Rapat Terbatas mengenai Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Kota Balikpapan.

Jokowi mengingatkan agar disiplin dalam melakukan pengetatan di pintu-pintu masuk dan pelaksanaan proses karantina yang benar dari luar negeri.

"Saya masih mendengar dan ini saya minta Kapolri untuk mengusut tuntas permainan yang ada di karantina. Sudah, karena saya sudah mendengar dari beberapa orang asing komplain ke saya mengenai ini," kata Jokowi seperti yang dimuat di laman Sekretariat Kabinet RI Selasa (1/2/2022).

Munculnya beragam peristiwa mengenai dugaan pelanggaran saat karantina disebabkan oleh lemahnya sistem pelaksanaan sehingga memunculkan oknum-oknum yang menjadi "mafia karantina", kata aktivis migran.

Baca Juga: Varian Omicron Meningkat, DPR Minta Perusahaan Non Esensial Segera Terapkan WFH

Dilansir dari Viva.co.id, beberapa kasus pelanggaran karantina terjadi dalam setahun terakhir ini, seperti penangkapan 11 tersangka yang meloloskan WNA India tanpa karantina, kasus selebgram Rachel Venya yang menyuap oknum petugas untuk bebas karantina.

Baca Juga: Bahas IKN Baru, Jokowi Dapat Masukan dari Tokoh Masyarakat dan Adat di Kaltim

Kemudian, dugaan permintaan uang oleh oknum petugas kepada pekerja migran Indonesia dari Hong Kong agar bebas karantina, hingga dugaan "meng-covid-kan" turis asing dari Ukraina dan Amerika Serikat agar menjalani isolasi di hotel.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno yang baru-baru ini memviralkan dugaan adanya penipuan yang dialami turis Ukraina mengatakan, akan bertindak tegas melawan praktik kriminal tersebut. (C)

Reporter: Ibnu Sina Ali Hakim

Editor: Haerani Hambali