adplus-dvertising

Varian Omicron Meningkat, DPR Minta Perusahaan Non Esensial Segera Terapkan WFH

Marwan Azis, telisik indonesia
Selasa, 01 Februari 2022
434 dilihat
Varian Omicron Meningkat, DPR Minta Perusahaan Non Esensial Segera Terapkan WFH
Anggota Komisi IX DPR RI Elva Hartati. Foto : Ist.

" Kebijakan pemerintah sudah jelas bahwa hanya sektor esensial yang masih bisa beroperasi normal dengan protokol kesehatan ketat "

JAKARTA, TELISIK.ID - Kasus penyebaran COVID-19 varian Omicron terus meningkat di Indonesia terutama di Jakarta.

Mencegah meluasnya kasus Omicron, Anggota Komisi IX DPR RI, Elva Hartati mendesak perusahaan non esensial segera menerapkan sistem bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH).

"Kenaikan kasus COVID-19 menjadi perhatian semua kalangan termasuk dunia usaha. Presiden Joko Widodo telah mengimbau dengan sangat jelas bahwa bagi pekerja yang bisa menerapkan WFH, segera dilaksanakan. Mengingat kasus positif COVID-19 meningkat dengan terus meningkatnya transmisi lokal varian Omicron," kata Elva dalam keterangan persnya di Jakarta (1/2/2022).


Menurutnya, kebijakan pemerintah sudah jelas bahwa hanya sektor esensial yang masih bisa beroperasi normal dengan protokol kesehatan ketat.

"Komisi IX mendukung seluruh program safety net untuk siap dilaksanakan membantu masyarakat yang terdampak," tuturnya.

Baca Juga: Bahas IKN Baru, Jokowi Dapat Masukan dari Tokoh Masyarakat dan Adat di Kaltim

Ia mengungkapkan, belum lama ini, Komisi IX sudah melakukan rapat kerja dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Satgas COVID-19 untuk memitigasi gelombang ketiga COVID-19.

Saat itu, pihaknya mengusulkan agar pemerintah menjadikan data bed occupancy rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur untuk pasien COVID-19 di rumah sakit sebagai patokan dalam memutuskan pelaksanaan PPKM.

Baca Juga: Penerbangan Internasional ke Bali Kembali Dibuka Mulai 4 Februari

Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi pengendalian pandemi di bidang kesehatan yang juga memikirkan keberlangsungan dunia usaha.

Terus beroperasinya 11 sektor bidang usaha esensial menjadi salah satu langkah solutif agar seluruh denyut perekonomian terus berlanjut sembari memastikan pandemi terkendali.

"Kami masih yakin hanya dengan pengendalian pandemi dari sisi kesehatan dapat mendorong pemulihan ekonomi secara maksimal. Kami meminta dunia usaha sedikit bersabar sembari mendukung penuh upaya pemerintah dan parlemen mengendalikan pandemi sehingga perekonomian dapat pulih kembali," tandasnya. (C)

Reporter: Marwan Azis

Editor: Kardin

Baca Juga