adplus-dvertising

Ada Drama di Gerindra, Prabowo Tegur Fadli Zon karena Jokowi

Ibnu Sina Ali Hakim, telisik indonesia
Senin, 15 November 2021
766 dilihat
Ada Drama di Gerindra, Prabowo Tegur Fadli Zon karena Jokowi
Presiden Jokowi saat bersalaman dengan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto. Foto: Repro Pontas

" Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto menegur langsung Wakil Ketua Umum Parpol tersebut, Fadli Zon "

JAKARTA, TELISIK.ID - Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto menegur langsung Wakil Ketua Umum Parpol tersebut, Fadli Zon.

Teguran itu diberikan gara-gara Fadli menyentil Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) soal banjir di Sintang yang berada di aliran Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapuas, Kalimantan Barat.

Momen pria yang juga Menteri Pertahanan RI itu menegur Fadli Zon dibenarkan juru bicara Partai Gerindra, Habiburokhman.


"(Yang menegur) Pak Prabowo via Sekjen," kata Juru Bicara Partai Gerindra Habiburokhman dilansir dari Cnnindonesia, Senin (15/11/2021).

Pada kesempatan itu, ditegaskan pula bahwa sentilan Fadli ke Jokowi soal banjir Sintang itu bukanlah sikap resmi partai.

Drama Prabowo tegur Fadli Zon itu berawal ketika Ketua Badan Kerjasama Antarparlemen di DPR RI itu menyindir Jokowi saat menjajal sirkuti Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) pekan lalu. Kala itu, lewat cuitannya, Fadli menyindir kapan Jokowi menengok wilayah Sintang di Kalimantan Barat yang hampir sebulan terendam banjir.

"Luar biasa Pak. Selamat peresmian Sirkuit Mandalika. Tinggal kapan ke Sintang, sudah tiga minggu banjir belum surut," cuit Fadli lewat akun @fadlizon, Sabtu (13/11).

Baca Juga: HUT ke-76 Brimob, Kapolri Jenguk Anggota yang Tertembak saat Bertugas

Tak lama usai cuitan Fadli, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra lewat Habiburokhman buru-buru memberi klarifikasi. Dia bilang, sentilan itu bukan sikap resmi partai maupun Fraksi Gerindra di DPR.

Meski demikian, menurut Habib, teguran merupakan hal yang biasa diterima kader di Gerindra. Dia mengaku, juga sering kena tegur jika mengeluarkan statemen yang kurang tepat.

"Kepada beliau sudah diberikan teguran dan kami juga meminta maaf apabila statemen tersebut menimbulkan ketidaknyamanan," kata Habib.

Teguran itu dinilai wajar karena Fadli Zon tidak menunjukkan sikap partai koalisi.

"Sebagai partai koalisi memang harus ada disiplin koalisi, dan apa yang dilakukan Fadli Zon itu menurut saya tidak mewakili semangat disiplin koalisi, makanya mendapatkan istilahnya review dari ketua umum," kata Peneliti CSIS, Arya Fernandes, seperti dilansir dari detik.com.

Baca Juga: Rakernas I JMSI Berakhir, Ini Pesan Ketua KPK hingga Kementerian ATR/BPN

"Saya kira itu suatu yang wajar yang dilakukan Pak Prabowo untuk memelihara hubungan antar partai koalisi ya. Apalagi kan Pak Prabowo bagian dari pemerintahan, itu saya kira," lanjutnya. (C)

Reporter: Ibnu Sina Ali Hakim

Editor: Haerani Hambali

Baca Juga