adplus-dvertising

Apa itu Herpes? Kenali Gejala, Penyebab dan Cara Mengobati

Muhammad Israjab, telisik indonesia
Kamis, 26 November 2020
4544 dilihat
Apa itu Herpes? Kenali Gejala, Penyebab dan Cara Mengobati
Virus herpes yang menyerang manusia. Foto: doktersehat.com

" Herpes zoster atau cacar ular (cacar api) adalah penyakit yang ditandai dengan timbulnya bintil kulit berisi air pada salah satu sisi tubuh dan terasa nyeri. "

KENDARI, TELISIK.ID - Herpes adalah kelompok virus yang dapat menyebabkan infeksi pada manusia. Infeksi virus herpes umumnya ditandai dengan kulit kering, luka lepuh, atau luka terbuka yang berair.

Dikutip dari alodokter.com, Herpes simplex virus (HSV) dan varicella- zoster virus adalah dua jenis virus herpes yang cukup sering menyerang manusia.

Herpes zoster atau cacar ular (cacar api) adalah penyakit yang ditandai dengan timbulnya bintil kulit berisi air pada salah satu sisi tubuh dan terasa nyeri.


Penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus Varicella Zoster, yang juga menjadi penyebab cacar air.

Meski tidak berbahaya, herpes zoster menimbulkan keluhan nyeri. Obat antivirus akan diberikan guna mempercepat penyembuhan dan mengurangi risiko terjadinya komplikasi.

Gejala Herpes Zoster

Gejala utama herpes zoster adalah timbulnya bintil berisi air pada kulit, dengan ciri-ciri sebagai berikut:

1. Bintil yang muncul seperti cacar air di salah satu sisi tubuh (kanan atau kiri).

2. Bintil tersebut hanya setempat.

3. Jaringan sekitar bintil menjadi bengkak.

4. Bintil akan berkembang menjadi luka lepuh.

5. Luka lepuh akan pecah dan menjadi luka berkerak, lalu menghilang secara perlahan.

6. Bintil yang timbul di area mata dapat mengganggu penglihatan.

Bintil herpes pada kulit tersebut terasa nyeri seperti terbakar, kaku, dan kesemutan, yang semakin parah bila tersentuh.

Rasa nyeri ini sebenarnya sudah timbul 2-3 hari sebelum bintil muncul, dan masih akan terus terasa bahkan setelah bintil sudah hilang.

Sedang penyebab herpes simplelx HSV-1 ini biasanya menyerang kulit di bagian mulut atau daerah pinggang ke atas. Bisa dikatakan virus penyebab herpes yang satu ini merupakan bentuk yang paling umum.

Baca juga: 5 Manfaat Menulis Bagi Kesehatan Mental Anda

Virus ini akan menyebabkan munculnya luka, misalnya di leher, di mulut yang menyerupai sariawan, juga bisa muncul dalam bentuk ruam lepuh.

Herpes ini dapat sembuh setelah diobati, namun bisa kembali muncul sewaktu-waktu.

Penyebab herpes yang satu ini erat kaitannya dengan kekuatan daya tahan tubuh. Sehingga jika daya tahan tubuh menurun akan lebih mudah terserang penyakit kulit ini.

Sebaliknya jika daya tahan tubuh kuat, virus herpes akan berdiam di tubuh dan tidak akan memunculkan gejala luka dan gatal.

Namun virus ini bisa dengan mudah bereaksi, seketika setelah sistem imun menurun.

Dilansir dari Merdeka.com, bagi penderita herpes yang mempunyai gejala gelembung cairan, sebaiknya tetap menjaga gelembung tersebut agar tidak pecah.

Sebab jika terjadi kondisi gelembung pecah, berbagai kuman dan bakteri menjadi lebih mudah masuk.

Hal ini tentu dapat memperburuk proses penyembuhan. Selain itu, bagi penderita yang mempunyai alergi dingin, sangat disarankan untuk tidak mandi. Hal ini dilakukan untuk menghindari efek shock.

Sedangkan jika gejala disertai dengan demam dan nyeri, konsumsi obat paracetamol bisa dilakukan. Selain konsumsi paracetamol, penderita biasanya juga diberikan obat antiviral untuk membantu tubuh membunuh virus-virus yang menginfeksi di dalamnya.

Biasanya obat antiviral tersebut dapat ditemui dengan nama Acyclovir. Obat ini dapat bekerja mengurangi demam, nyeri, komplikasi serta melindungi seseorang dari ketidakmampuan daya tahan tubuh melawan virus herpes.

Penggunaan obat ini dapat dilakukan ketika sudah muncul gejala nyeri dan panas seperti terbakar. Sehingga tidak harus menunggu munculnya gelembung cairan pada kulit.(C)

Reporter: Muhammad Israjab

Editor: Fitrah Nugraha

TAG:
Artikel Terkait
Baca Juga