Deretan Pemain Naturalisasi Indonesia yang Hijrah ke Super League
Merdiyanto , telisik indonesia
Senin, 24 Agustus 2026
0 dilihat
Pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangun (kiri) dan Sandy Walsh (kanan), menjadi rekrutan terbaru Persib Bandung. Foto: Repro Terkini24.id
" Tren kepulangan pemain naturalisasi Timnas Indonesia ke kasta tertinggi kompetisi domestik terus berlanjut "

JAKARTA, TELISIK.ID - Tren kepulangan pemain naturalisasi Timnas Indonesia ke kasta tertinggi kompetisi domestik terus berlanjut.
Fenomena ini terlihat sejak musim 2025/2026. Banyak di antara mereka yang sebelumnya bermain di Eropa, Australia, Thailand, atau Malaysia memutuskan bergabung dengan klub Liga 1 demi jam terbang lebih stabil.
Memasuki musim Super League 2026/2027, total 13 pemain naturalisasi program PSSI memilih memperkuat klub-klub di Super League.
Keputusan para pemain diaspora ini memperkuat skuad klub-klub papan atas sekaligus menambah daya saing kompetisi.
Mereka tersebar di empat klub utama seperti Persib Bandung, Persija Jakarta, Dewa United, dan Bali United, sebagaimana dilansir dari CNN Indonesia, Senin (24/8/2026).
Baca Juga: UEFA, CONCACAF dan AFC Kompak Tekan Petinggi FIFA
Daftar Pemain Naturalisasi di Super League 2026/2027
1. Persib Bandung
Klub Maung Bandung menjadi salah satu yang paling agresif. Mereka merekrut Thom Haye, Eliano Reijnders, Dion Markx, Ragnar Oratmangoen, dan Sandy Walsh. Kehadiran mereka memperkuat lini tengah dan belakang skuad Persib.
2. Persija Jakarta
Macan Kemayoran mendatangkan Jordi Amat eks Johor Darul Ta’zim sebagai pelopor gelombang ini pada Juli 2025.
Kemudian disusul Mauro Zijlstra, Shayne Pattynama, dan Cyrus Margono. Jordi Amat menjadi salah satu andalan lini belakang bersama pemain lokal seperti Rizky Ridho.
3. Dewa United
Rafael Struick bergabung dari Brisbane Roar pada Juli 2025. Striker muda ini masih menjadi andalan Timnas. Selain itu, Ivar Jenner memperkuat skuad Dewa United, dilansir dari inilah.com, Senin (24/8/2026).
4. Bali United
Serdadu Tridatu merekrut Jens Raven dan Tim Geypens. Jens Raven, striker kelahiran 2005, memilih Bali United untuk menambah jam terbang di level senior.
Selain nama-nama di atas, pemain naturalisasi senior yang sudah lama berkiprah di Liga 1 juga tetap aktif, di antaranya Marc Klok (Persib), Stefano Lilipaly (Dewa United), Ilija Spasojevic (Bhayangkara Presisi), Ezra Walian, dan Diego Michiels.
Baca Juga: Dibantai Vietnam 3-0, Ini Cara Timnas Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026
Mengapa Banyak yang Memilih Super League?
Sejumlah faktor mendorong pilihan ini. Klub-klub Super League kini menawarkan kontrak yang kompetitif, kesempatan bermain reguler, serta kedekatan dengan Timnas Indonesia.
Pengalaman bermain di Eropa atau Asia juga dinilai mampu meningkatkan kualitas pertandingan domestik.
PSSI sendiri menekankan bahwa pilihan karier sepenuhnya berada di tangan pemain. Federasi tidak memiliki kewenangan menahan mereka karena tidak memberikan gaji atau kontrak klub.
Kehadiran para pemain naturalisasi ini diharapkan membuat Super League semakin menarik dan kompetitif. Fans pun antusias menyaksikan kombinasi pemain lokal, asing, dan diaspora dalam satu kompetisi.
Daftar ini masih dapat berubah seiring bursa transfer yang berjalan. Namun, hingga pertengahan 2026, 13 nama di atas menjadi wajah baru gelombang naturalisasi yang memilih merumput di Tanah Air. (C)
Penulis: Merdiyanto
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS