adplus-dvertising

Dirut Sriwijaya Air Sebut Pesawat SJ 182 Layak Terbang

Fitrah Nugraha, telisik indonesia
Minggu, 10 Januari 2021
1893 dilihat
Dirut Sriwijaya Air Sebut Pesawat SJ 182 Layak Terbang
Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 layak terbang. Foto: Repro Dream.co.id

" Terkait keterlambatan pesawat terkait, dia mengatakan hal itu bukan karena mengalami kerusakan, tetapi alasan cuaca yang tidak mendukung. "

JAKARTA, TELISIK.ID - Pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta - Pontianak yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu (9/1/2021), dalam kondisi layak terbang.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Sriwijaya Air Jefferson Irwin Jauwena dalam jumpa pers di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, Sabtu malam (9/1/2021).

"Kondisi pesawat dalam kondisi sehat," kata Jefferson Irwin Jauwena dilansir Suara.com.


Ia mengatakan, sebelum SJ 182 terbang, dinyatakan tidak mengalami kerusakan. Sebelum hilang kontak, pesawat Sriwijaya Air terkait sudah terbang ke Pontianak dan Pangkal Pinang. Saat terbang ke Pontianak kedua kalinya seharusnya tidak ada masalah.

Terkait keterlambatan pesawat terkait, dia mengatakan hal itu bukan karena mengalami kerusakan, tetapi alasan cuaca yang tidak mendukung.

"Delay (keterlambatan) akibat hujan deras, makanya ada delay 30 menit saat boarding," tambahnya.

Baca juga: Petugas Temukan Potongan Daging Manusia, Diduga dari Pesawat Srwijaya Air SJ 182

Lebih lanjut ia menambahkan, akan memberikan pendampingan bagi keluarga korban dan kooperatif dalam proses pencarian serta penyelamatan awak dan penumpang SJ 182.

"Kami akan memberikan pendampingan dan kami akan bekerja dalam proses pencarian pesawat ini. Untuk selanjutnya kami akan mengumpulkan informasi lebih lanjut," tambah dia.

Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati mengatakan, sejumlah unsur terkait mengerahkan potensinya untuk proses pencarian dan penyelamatan.

Dalam proses SAR itu, Kemenhub mengirimkan satu kapal, Basarnas (tiga kapal utama, tiga kapal karet, dan dua Sea Rider), TNI AL (tiga kapal KRI), dan Polair Polda (enam kapal).

"Seluruh jajaran bergerak cepat untuk pencarian dan penyelamatan," imbuhnya. (C)

Reporter: Fitrah Nugraha

Editor: Haerani Hambali

TAG:
Artikel Terkait
Baca Juga