UHO Kukuhkan 8 Guru Besar Baru, Kini Capai 170 Orang
Wa Ode Marfat, telisik indonesia
Rabu, 29 Juli 2026
0 dilihat
Delapan guru besar Universitas Halu Oleo Kendari yang telah dikukuhkan, Rabu (29/7/2026). Foto: Marfat/Telisik
" Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari kembali menambah deretan profesornya. Sebanyak 8 guru besar resmi dikukuhkan pada Rabu (29/7/2026), dalam upacara pengukuhan yang berlangsung di Kampus Hijau Universitas Halu Oleo, Kendari "


KENDARI, TELISIK.ID — Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari kembali menambah deretan profesornya. Sebanyak 8 guru besar resmi dikukuhkan pada Rabu (29/7/2026), dalam upacara pengukuhan yang berlangsung di Kampus Hijau Universitas Halu Oleo, Kendari.
Delapan guru besar yang dikukuhkan berasal dari lima fakultas. Rinciannya adalah Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan 1 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (2), Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan (1), Fakultas Teknik (2), serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (2).
Dengan penambahan ini, jumlah guru besar UHO kini mencapai 170 orang dari berbagai bidang ilmu yang tersebar di 14 fakultas. UHO menargetkan jumlah tersebut terus bertambah hingga mencapai 200-250 guru besar sebelum tahun 2030.
Plt Rektor UHO Kendari, Prof. Dr. Khairul Munadi, S.T., M.Eng, menegaskan bahwa predikat guru besar bukan garis akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar.
"Pencapaian predikat guru besar menjadi awal mula sebuah perjuangan untuk memantapkan khazanah keilmuan yang telah diraih. Guru besar harus selalu memiliki integritas tinggi, tanggung jawab moral, dan yang terpenting mampu memberi kontribusi kepada masyarakat luas," ujarnya.
Baca Juga: Buktikan Mutu Akademik, Prodi S1 Farmasi UMW Satu-Satunya PTS di Sultra Raih Pendanaan PKMRE 2026
Prof. Khairul juga menekankan bahwa bertambahnya guru besar berkorelasi langsung dengan kualitas SDM dan kapasitas kelembagaan UHO dalam mengemban Tridharma Perguruan Tinggi.
Delapan guru besar yang dikukuhkan hari ini yaitu :
1. Prof. Ir. La Ode Muhammad Yasir Haya, ST., M.Si., Ph.D. ,
2. Prof. Dr. Drs. Kodirun, M.Pd.
3. Prof. Dr. Drs. Syamsul Alam, M.Si.
4. Prof. Dr. H. M. Najib Husain, S.Sos., M.Si
5. Prof. Dr. Ir. Hj. Rosmarlinasiah, MP.
6. Prof. Dr. Ir. Hj. Nini Hasriyani Aswad, ST., MT.
7. Prof. Dr. Ir. Edward Ngii, ST., MT.
8. Prof. Dr. Muhammad Rusli, M.Kes.
"Mulai hari ini, sejawat kami akan resmi dipanggil profesor dan menyandang nama baru. Tanggung jawab mereka semakin bertambah untuk terus mengembangkan dan mengabdikan diri, terutama melalui riset di bidang keilmuan masing-masing," tambah Prof. Khairul.
Ketua Senat UHO, Prof. Dr. H. Jamili, M.Si, mengibaratkan guru besar sebagai mercusuar di tengah samudera keilmuan.
"Bagi kami di Senat, pengukuhan ini jauh lebih dari sekadar jenjang tertinggi karir akademik. Ini adalah modal awal dari tanggung jawab moral dan akademik yang jauh lebih besar," kata Prof. Jamili.
Baca Juga: Pengantre Solar di SPBU Teratai Dikenakan Retribusi Parkir, Kebijakan Dishub Kendari Dipertanyakan
Ia menegaskan kehadiran 8 profesor baru akan memperkuat posisi UHO sebagai garda terdepan dalam pengembangan ilmu pengetahuan, sains, dan teknologi, khususnya di Sulawesi Tenggara dan kawasan timur Indonesia.
"Para guru besar adalah penjaga marwah dan nilai-nilai utama pendidikan tinggi di tengah derasnya arus informasi. Lebih dari itu, guru besar merupakan lokomotif riset dan inovasi yang harus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, memperkuat ekosistem keilmuan, serta mempercepat kemajuan bangsa," jelasnya.
Prof. Jamili juga menyampaikan komitmen Senat UHO untuk terus mendukung penuh program percepatan guru besar yang dicanangkan Rektorat.
"Dengan bertambahnya 8 guru besar hari ini, ekosistem akademik UHO akan semakin produktif dan semakin kompetitif. Ini adalah salah satu penopang utama UHO dalam mewujudkan mutu pendidikan yang lebih unggul," tutupnya.
Pengukuhan ini menjadi penanda komitmen UHO untuk terus mencetak guru besar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga hadir membawa solusi bagi persoalan masyarakat dan pembangunan daerah. (B)
Penulis : Wa Ode Marfat
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS