KENDARI, TELISIK.ID - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) telah tercatat sebanyak 44 kasus di Kota Kendari selama dua bulan terakhir. Hal tersebut sesuai dengan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari.

Kepala Dinkes Kota Kendari, Rahminingrum mengatakan, sejak awal Januari hingga Februari, pasien DBD paling banyak ditemukan di Kecamatan Wua-Wua.

"Dari 44 kasus, Kecamatan Wua-Wua paling tinggi, ada 11 kasus yang ditemukan," ucapnya, Selasa (15/3/2022).

Selain Kecamatan Wua-Wua, Kecamatan Kendari Barat tercatat sebagai penyumbang kasus DBD terbanyak kedua yaitu 10 orang, Kecamatan Kadia 7 orang, Kecamatan Puuwatu dan Baruga masing-masing 6 orang, serta Kecamatan Poasia 4 orang.

Menurut Rahminingrum, DBD merupakan penyakit tahunan sebab hampir seluruh kelurahan di Kota Kendari masuk ke dalam wilayah endemi.