adplus-dvertising

Dua Sungai Besar di Jatim Tercemar, Ikan dan Udang Mengandung Mikroplastik

Try Wahyudi Ary Setyawan, telisik indonesia
Selasa, 08 September 2020
901 dilihat
Dua Sungai Besar di Jatim Tercemar, Ikan dan Udang Mengandung Mikroplastik
Tim TCC Jatim saat ke Kantor Gubernur setempat. Foto: Ist.

" Kami khawatir jika ikan-ikan tersebut dikonsumsi manusia, maka akan memicu terjadinya beberapa penyakit seperti kanker. "

SURABAYA, TELISIK.ID - Dua sungai besar di Jawa Timur (Jatim), yaitu Sungai Brantas dan Bengawan Solo sudah tercemar.

Dari temuan lembaga penelitian Trash Control Community (TCC) Jatim, menemukan ikan dan udang di dua sungai tersebut mengandung mikroplastik.  

Hal itu dikarenakan ikan dan udang di sana lebih banyak mengkonsumsi sampah plastik yang ada di aliran dua sungai tersebut.


“Temuan ini merupakan hasil susur sungai kami di dua sungai tersebut,” kata tim Research of TCC Jatim, Vidya Listya saat ditemui di Kantor Gubernur Jatim, Selasa (8/9/2020).

Diungkapkan oleh Vidya, dari hasil penelitian TCC diketahui, kandungan mikroplastik di air mencapai 7500 m3/liter. Sedangkan, kandungan mikroplastik di 13 spesies ikan mencapai 83 mikroplastik.

Baca juga: Turun Status, Pelabuhan Watunohu Bakal jadi Pelabuhan Pengumpan Lokal

“Kami khawatir jika ikan-ikan tersebut dikonsumsi manusia, maka akan memicu terjadinya beberapa penyakit seperti kanker,” jelasnya.

Vidya lalu membeberkan titik sampling penelitian timnya di dua sungai tersebut antara lain Wringinanom, Driyorejo, Kali Porong, Kali Metro (Malang) dan Kali Gunting.

”Temuan kami di titik-titik tersebut tercatat ada 54 timbulan sampah. Di samping itu, beberapa titik, terdapat bantaran sungai yang dijadikan pemukiman,” jelasnya.

Atas temuan tersebut, TCC Jatim, kata Vidya, menyurati Gubernur Jatim, Khofifah untuk mengeluarkan kebijakan terhadap penolakan pemakaian plastik sekali pakai.

“Kami juga minta agar membentuk tim untuk mengantisipasi adanya timbunan sampah plastik agar tak tercemari sungai,” jelasnya.

Reporter: Try Wahyudi Ari Setyawan

Editor: Kardin

Baca Juga