KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Program revitalisasi kakao merupakan program prioritas Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, Drs. H. Nur Rahman Umar, MH dan H. Abbas, SE.

Wakil Bupati Kolut, H. Abbas, SE saat menyampaikan jawaban Bupati Kolut atas pemandangan umum Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengenai penyerahan LKPJ Bupati Kolut tahun 2021 menyatakan, kontribusi di sektor pertanian khususnya sub sektor perkebunan, menjadi program prioritas Pemkab Kolut untuk ditingkatkan demi kesejahteraan petani di Kolut.

"Pada tahun 2021, kita telah menggelontorkan anggaran kurang lebih Rp 29,85 miliar yang bersumber dari APBN dan APBD untuk mendukung revitalisasi kakao dengan luas lahan 1.000 ha, sehingga tersisa sekitar 6.000 ha dari target 18.000 ha yang kita targetkan untuk direvitalisasi," jelasnya, Senin (28/3/2022)

Kinerja Pemkab Kolut, lanjutnya, terkait program revitalisasi sesungguhnya sudah maksimal. Khususnya bagaimana menjadikan Kolut sebagai kawasan pengembangan kakao di Indonesia.

Wakil Bupati Kolut, H. Abbas, SE panen buah kakao hasil revitalisasi di Desa Powalaa. Foto: Muh. Risal H/Telisik