adplus-dvertising

KAHMI Dorong Selamatkan Ekonomi Indonesia di Lingkaran Corona

Sumarlin, telisik indonesia
Sabtu, 14 Maret 2020
1338 dilihat
KAHMI Dorong Selamatkan Ekonomi Indonesia di Lingkaran Corona
Suasana acara Dies natalis KAHMI Preneur ke-2 tahun. Foto: Ist

" Di Indonesia sendiri dengan maraknya penyebaran Virus Corona, maka kita akan mengalami TAF decision atau keputusan yang sangat berat diambil, bahkan mungkin tidak populer tapi pemerinta harus mengambil langkah tersebut. "

KENDARI, TELISIK.ID - Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Preneur, terus mendorong lahirnya solusi ekonomi yang sedang didahapi bangsa akhir-akhir ini. 

Dukungan untuk melahirkan solusi diungkapkan dalam acara dies natalis KAHMI Preneur ke-2 tahun, yang digelar di Gedung Perpustakaan Nasional mengambil tema “Selamatkan ekonomi Indonesia di tengah krisis COVID-19”.

Dalam sambutannya, Founder KAHMI Preneur, Ir. Kamrussamad meminta, anak-anak muda untuk mengambil jalan perjuangan untuk menjadi entrepreneur dan terus menyebarkan semangat kewirausahaan agar kelak bisa menjawab tantangan bonus demografi yang akan menjadi kekuatan utama bangsa kita. 


Anggota Komisi XI DPR-RI ini juga meminta, stakeholder bersatu dalam mengatasi bencana kemanusian yang sedang melanda dunia tak terkecuali Indonesia, dimana virus corona makin meluas penyebarannya.

Dalam acara opposition leaders economic forum tersebut juga dihadiri oleh tokoh nasional, Sandiaga Salahuddin Uno. Dalam pidatonya, Sandi menjelaskan bahwa, setiap ada permasalahan atau goncangan sebuah bangsa, maka pasti akan mengalami ketidakpastian serta kecemasan. 

"Di Indonesia sendiri dengan maraknya penyebaran Virus Corona, maka kita akan mengalami taf decision atau keputusan yang sangat berat diambil, bahkan mungkin tidak populer tapi pemerintah harus mengambil langkah tersebut," ujar Sandi, Jumat (13/3/2020).

Pengusaha sukses ini juga mengumpamakan kemungkinan yang dapat terjadi, seperti di bidang ekonomi, penerimaan negara pasti akan berkurang secara drastis, angka-angka pertumbuhan akan sulit tercapai di tahun 2020 ini.

"Tetapi yang paling penting adalah, pemerintah harus concern kepada keselamatan masyarakat, people first. Tanpa harus mempertahankan nilai investasi atau dari segi neraca, interkoneksi atau bursa saham dan sebagainya," tambahnya.

Politisi Gerindra ini menambahkan bahwa pemerintah haruslah berfokus kepada kepada manusianya dulu.

Forum KAHMI juga turut dihadiri oleh ekonom Rizal Ramly. Rizal Ramly ang mengatakan, pemerintah tak punya cara menyelesaikan masalah ekonomi yang sedang menimpa bangsa ini. Pemerintah hanya taunya menambah utang. Rizal Ramli mengatkan, pemeritah agar berhenti menambah utang apalagi berurusan dengan IMF, sebab ketika berurusan dengan IMF selalu menimbulkan masalah, dan bangsa ini punya sejarah setiap kali berutang dengan IMF. 

Sementara Co Founder Kahmi Preneur, Bahtra Banong yang juga politisi Gerindra melalui pesan WhatsAppnya ketika dihubungi awak media, menilai, nampaknya pemerintah tak terlalu serius menangani Virus Corona yang sedang melanda dunia, tak terkecuali Indonesia. Padahal sejatinya penyebaran Virus Corona akan berdampak besar bagi ekonomi bangsa. 

"Saya secara pribadi belum melihat langkah-langkah kongkrit pemerintah dalam menangani penyebaran virus tersebut, nampaknya pemerintah santai-santai saja. Kita belum lihat terobosan-terobosan pemerintah dalam hal pencegahan," pungkasnya.

Reporter: Ana Pratiwi
Editor: Sumarlin

Baca Juga