adplus-dvertising

Kendari Undercover: Pengakuan Sang Pelayan Cinta yang Layani Tiga Remaja Sekaligus

Ahmad Sadar, telisik indonesia
Selasa, 03 November 2020
2192 dilihat
Kendari Undercover: Pengakuan Sang Pelayan Cinta yang Layani Tiga Remaja Sekaligus
Ilustrasi wanita sang pelayan cinta. Foto: breakingnews.co.id

" Iya, saya ladeni saja tiga anak SMP itu, saya juga kan butuh uang. "

KENDARI, TELISIK.ID- Tak hanya pria dewasa, namun ternyata sang wanita pelayan cinta ini pun pernah melayani pria remaja yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP).

Lebih mirisnya lagi, Wiwin (Nama disamarkan) sang wanita pelayan cinta ini mengaku pernah meladeni dan tidur bersama tiga remaja sekaligus.

"Iya, saya ladeni saja tiga anak SMP itu, saya juga kan butuh uang," cetusnya yang sesekali ia mengangkat kedua alis kananya, Sabtu (31/10/2020).


Awalnya tambah wiwin, ia kasihan terhadap tiga pria remaja tersebut, sebab masih terbilang mudah untuk melakukan aktifitas percintaan dengannya, akan tapi mereka pun juga memaksa menginginkan hal itu.

"Saya kira itu anak-anak cuma main-main saja. Tapi ya, mau bagaimana lagi, saya juga kan butuh uang. Jadi saya sih mau-mau saja, asal ada uangnya," tuturnya.

Wanita pelayan cinta yang pernah melayani tiga pria remaja ini, mengaku sering mangkal di suatu lorong kawasan jalan Wayong Kota Kendari.

Baca juga: Kendari Undercover: Tempat Hiburan Malam dan Para Bidadarinya

Tak sulit menemukanya, sebab setelan ketat yang sangat mencolok malam itu menyita banyak pasang mata para pengguna jalan di kawasan tersebut.

Kemudian Wiwin kembali membeberkan, aktifitas percintaan bersama tiga orang remaja tersebut mereka lakukan bersama di suatu penginapan yang tak jauh dari sana.

"Iya di penginapan to'. Masa di hutan. Karena saya kasian sama itu anak-anak, makanya malam itu saya cuma minta Rp150 saja, tapi mainnya sampai pagi," ucapnya tersenyum.

Dengan memarkan paha-paha menggoda, Wiwin (28) bersama rekan seprofesinya pun sering kali melambaikan tangan terhadap para pengguna jalan di kawasan itu, dengan harapan tawaran cinta yang di jajakannya disambut oleh pria hidung belang.

"Hampir tiap malam kita mangkal di sini, tapi sekarang agak sunyi sih," pungkasnya.

Baca juga: Kendari Undercover: Kios Tempat Mangkal Para Wanita Sang Penyaji Cinta

Wiwin sang pelayan cinta ini juga mengaku sebagai seorang penduduk pendatang. Di Kendari, ia tinggal bersama teman seprofesinya di sebuah kos-kosan. Berkisar empat tahun ia menjalani profesinya sebagai pelayan cinta.

Tak ada penyesalan yang tampak dari wajahnya, senyum yang ia pancarkan seakan menikmati pekerjaan gelap itu.

Wanita pelayan cinta ini pun tak peduli dengan usia pelanggan, baik tua atupun masih muda asalkan dapat mendatangkan uang baginya, ia tetap jalani.

"Mau itu remaja atau tua sekalipun, yang penting dapat uang," ucapnya

Selain itu, tambah sang wanita pelayan cinta ini, tarif yang ia berikan terhadap pelanggannya yang ingin membelainya berkisar Rp 150 ribu hingga Rp 350 ribu, namun itupun sesuai kesepakatan.

"Tapi kadang kalau sudah tidak ada pelanggan yang masuk, biar anak SMP saya rata. Soalnya mereka sering datang di sini tiap malam. Saya kasi harga murah, kadang Rp 150 ribu untuk tidur bersama satu malam. Nah, uang sebesar itu hanya untuk makan saja, belum biaya yang lainya," tutupnya. (A)

Reporter: Ahmad Sadar

Editor: Fitrah Nugraha

TAG:
Baca Juga