KENDARI, TELISIK.ID - Teriknya tengah hari, tidak menyurutkan semangat seorang Ibu mendorong gerobaknya sambil membawa anaknya yang masih berusia 3 tahun.
Ia adalah Ibu Nuri, tinggal di Lorong Jambu Wirabuana, Poasia, Kota Kendari, sebenarnya ia melakukan pekerjaan seperti ini dikarenakan satu pilihan untuk menyambung hidup, menggantikan suami yang sedang sakit sejak 1 tahun tekahir dan sudah tidak bisa mencari nafkah.
Ibu Nuri tinggal di sebuah kos-kosan bersama suami dan anaknya yang ia kontrak seharga Rp 250 ribu per bulan, akan tetapi untuk meringankan pembayaran, Ibu Nuri membayar kos dengan mencicil Rp 5 ribu perhari.
Baca Juga: Kakek 80 Tahun yang Bertahan Hidup dengan Memulung
Ibu Nuri mempunyai 4 orang anak, namun 3 orang anaknya sudah tidak tinggal bersama mereka. Ia memulung karena sudah tidak ada yang mampu dia kerjakan, dikarenakan mempunyai anak yang masih kecil. setiap hari ia mengais rezeki dengan cara memulung, hasilnya akan dijual dengan harga Rp 150 hingga Rp 3 ribu per kilo gram.
