KENDARI, TELISIK.ID - Penembakan gas air mata oleh aparat kepolisian di dalam dan depan kampus Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, mahasiswa dan kelembagaan kampus menilai ini adalah salah satu tindakan represif.
Mahasiswa dan pihak kelembagaan kampus sangat menyayangkan tindakan pengamanan yang dilakukan oleh aparat hingga menembakkan gas air mata yang merusak lingkungan kampus.
Presiden Mahasisawa (Presma) UHO, Abdullah Alhayad Arafah, mengecam aksi kepolisian yang menembakkan gas air mata di dalam kampus UHO, Senin (13/6/2023) kemarin.
Abdullah Alhayad Arafah menilai, kampus dalam hal ini tidak terlibat sama sekali dalam aksi unjuk rasa, malah mendapat getahnya. Banyak mahasiswa yang sedang melakukan aktivitas perkuliahan, terganggu akibat gas air mata.
Baca Juga: Ratusan Massa Kembali Diberondong Gas Air Mata, Warga Ikut Berhamburan
