Ratusan PPPK Paruh Waktu Nakes Demo DPRD Kolaka Utara, Tolak Gaji Rp 250 Ribu per Bulan
Muh. Risal H, telisik indonesia
Senin, 18 Mei 2026
0 dilihat
Ratusan PPPK PW nakes Kolaka Utara menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kolaka Utara, Senin (18/5/2026). Foto: Muh. Risal H/Telisik
" Ratusan tenaga kesehatan (nakes) berstatus PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Kolaka Utara berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Kolaka Utara "

KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Ratusan tenaga kesehatan (nakes) berstatus PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Kolaka Utara berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Kolaka Utara, Senin (18/5/2026).
Massa nakes memprotes rencana penetapan upah sebesar Rp 250 ribu per bulan yang dinilai tidak manusiawi dan jauh dari kelayakan.
Dalam aksinya para nakes mendapat pendampingan dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kolaka Utara.
Mereka membawa berbagai spanduk dan poster bernada kritik terhadap kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Utara, khususnya Dinas Kesehatan.
Baca Juga: Diaspora Buton Tengah Siapkan Strategi Pengembangan Atlet Lewat Turnamen CVB Bintang Muda Wasilomata Cup III
Massa menilai nominal gaji yang direncanakan Pemkab Kolaka Utara tidak sebanding dengan beban kerja serta risiko profesi nakes yang selama ini berada di garis depan pelayanan masyarakat.
Jenderal lapangan aksi, Adrian Perdana Kusuma, menegaskan bahwa kebijakan pengupahan tersebut merupakan bentuk ketidakadilan terhadap nakes.
“Kami mendesak Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara untuk segera menaikkan upah tenaga kesehatan secara layak, manusiawi, dan sesuai dengan standar beban kerja serta risiko profesi,” tegas Adrian dalam orasinya.
Selain menuntut kenaikan upah, massa nakes juga meminta DPRD Kolaka Utara tidak tinggal diam dan segera memanggil pihak terkait guna membuka secara transparan dasar perhitungan gaji PPPK Paruh Waktu yang dinilai tidak masuk akal.
Mereka menilai kebijakan tersebut mencerminkan praktik eksploitasi nakes melalui sistem pengupahan murah yang merendahkan martabat profesi nakes.
Dalam tuntutannya, massa juga mendesak Pemkab Kolaka Utara segera memberikan kepastian hak, jaminan kesejahteraan, insentif, serta perlindungan kerja bagi seluruh PPPK Paruh Waktu nakes di Kolaka Utara.
Baca Juga: Link Viral Video Guru Bahasa Inggris dengan Murid Part 2 Diributkan Netizen, Audio dan Video Jernih Diseting Rapi
Tak hanya itu, demonstran juga meminta DPRD dan Pemkab Kolaka Utara menghentikan segala bentuk ketidakadilan terhadap nakes yang selama ini telah mengabdikan diri melayani masyarakat.
“Mendesak DPRD Kolaka Utara untuk berpihak kepada rakyat dan tenaga kesehatan, bukan menjadi pelindung kebijakan yang menyengsarakan nakes,” ujar salah satu peserta aksi.
Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan. Massa secara bergantian menyampaikan orasinya sambil menunggu respons dari pihak legislatif maupun Pemkab Kolaka Utara.
Para demonstran juga memperingatkan bahwa apabila seluruh tuntutan mereka diabaikan, maka aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar akan kembali digelar sebagai bentuk perlawanan terhadap kebijakan yang dianggap tidak berpihak kepada tenaga kesehatan. (B)
Penulis: Muh. Risal H
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS