MEDAN, TELISIK.ID - Mahasiswa yang tergabung di Gerakan Muda Pejuang Pembaharuan (GMPP) demonstrasi di Polda Sumatera Utara, Jalan Sisingamangaraja KM 10,5 Medan, Senin (12/9/2022).

Massa dari GMPP Provinsi Sumatera Utara itu membawa beberapa poin penting terhadap pihak petugas kepolisian. Diantaranya tentang perjudian dan belum ditangkapnya, Apin BK, bos judi.

Koordinator Aksi, Rahmansyah Putra Sirait menegaskan, petugas kepolisian Polda Sumatera Utara takut dengan mafia judi.

"Kami mempertanyakan kepada Polda Sumatera Utara, mengapa pemberantasan judi terjadi pasca kasus Ferdi Sambo yang diduga melakukan aksi penembakan terhadap Brigadir J Hutabarat. Di mana eksistensinya selama ini. Jangan ada stigma bahwa Polda Sumatera Utara takut dengan mafia judi. Sampai saat ini, masih banyak perjudian, siapa bilang di Sumatera Utara tidak ada judi," kata Rahmansyah Putra Sirait.

Selain itu, massa juga meminta agar Kapolda Sumatera Utara untuk menangkap Apin BK yang disinyalir sebagai bos judi di Provinsi Sumatera Utara selama bertahun-tahun. Akan tetapi, baru dapat disentuh setelah kasus Ferdi Sambo mencuat di khalayak masyarakat.