adplus-dvertising

Manajemen Pemerintahan Muna Barat Dinilai Perlu Ditata Ulang

Sunaryo, telisik indonesia
Sabtu, 14 Mei 2022
2566 dilihat
Manajemen Pemerintahan Muna Barat Dinilai Perlu Ditata Ulang
Ketua Fraksi NasDem DPRD Sulawesi Tenggara, La Ode Tariala (kiri) menilai manajemen pemerintahan Muna Barat perlu ditata ulang. Foto: Ist

" Sistem manajemen pemerintahan Kabupaten Muna Barat dinilai masih banyak melenceng dari aturan yang ada "

MUNA BARAT, TELISIK.ID - Sistem manajemen pemerintahan Kabupaten Muna Barat dinilai masih banyak melenceng dari aturan yang ada. Hal tersebut sontak memantik perhatian Ketua Fraksi NasDem DPRD Sulawesi Tenggara, La Ode Tariala.

Tariala yang merupakan putra asli Muna Barat sangat prihatin melihat kondisi pemerintahan yang dipimpin Achmad Lamani itu. Katanya, bukan saja kalangan elit, namun masyarakat biasa pun tercengang melihat kondisi pemerintahan yang dinilai amburadul.

Contoh kecilnya saja, mutasi pejabat yang dilakukan Achamad Lamani pada Jumat (29/4/2022) lalu, bertepatan dengan cuti bersama.


"Saya juga tidak mengerti aturan dari mana yang mereka gunakan. Jadi, saya pikir manajemen pemerintahan di Muna Barat itu, perlu ditata ulang," kata Tariala, Sabtu (14/5/2022).

Parahnya lagi, rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk mengembalikan tiga pejabat yang dinonjob pada mutasi sebelumnya, sampai saat ini belum dilakukan.

"Rancunya, rekomendasi KASN tidak ditindak lanjuti, justru mengangkat beberapa pejabat menjadi Plt kadis," ujarnya.

Baca Juga: Nusa Tenggara Timur Rawan Gempa dan Tsunami, Ini Alasannya

Lain lagi dengan peringatan Hardiknas. Daerah-daerah seluruh Indonesia melaksanakan upacara peringatan pada Jumat (12/5/2022), hanya Muna Barat yang tidak menggelar. Tidak tahu apa yang menjadi penyebabnya.

"Mungkin saja mereka lupa. Atau sibuk memikirkan siapa yang akan menjadi Pj bupati," sentilnya.

Baca Juga: Bupati Muna Barat Akan Pamitan ke Warga Saat Ekspose Pembangunan

Tarila mengaku, ke depan Muna Barat membutuhkan pemimpin yang paham dan mumpuni terhadap tata kelola pemerintahan yang baik. Nah, untuk mengisi kekosongan jabatan pada 22 Mei mendatang, ia yakin, Pj bupati yang diusulkan Gubernur Ali Mazi dapat menata kembali pemerintahan dan pembangunan infrastruktur yang selama ini hanya difokuskan pada ring road (jalan lingkar).

"Pak gub, pasti mengusulkan Pj yang mumpuni dan faham pemerintahan, sehingga dapat membawa Muna Barat ke arah yang lebih baik lagi," tandasnya. (C)

Penulis: Sunaryo

Editor: Kardin

Baca Juga