adplus-dvertising

Menelisik Eksotisme Permandian Lalo Nggarawa Mata Iwoi di Kolaka Utara

Muh. Risal H, telisik indonesia
Minggu, 08 Mei 2022
7096 dilihat
Menelisik Eksotisme Permandian Lalo Nggarawa Mata Iwoi di Kolaka Utara
Eksotisme destinasi wisata Lalo Nggarawa Mata Iwoi, Desa Mata Iwoi, Kecamatan Ngapa. Foto: Muh Risal H/Telisik

" Destinasi wisata yang menyuguhkan kejernihan air dan kesejukan alam pegunungan ini mendadak viral di media sosial Facebook "

KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Selain terkenal dengan komoditas hasil pertanian dan perkebunan, Kabupaten Kolaka Utara juga terkenal akan keindahan panorama alamnya.

Tidak heran jika kabupaten yang terletak diujung barat Sulawesi Tenggara ini banyak menyajikan spot-spot wisata unik dan menarik  yang dapat memanjakan mata.

Salah satunya, destinasi wisata Permandian Lalo Nggarawa Mata Iwoi.  Spot wisata baru ini terletak di bagian utara ibu kota Lasusua, tepatnya di Desa Mata Iwoi, Kecamatan Ngapa.


Destinasi wisata yang menyuguhkan kejernihan air dan kesejukan alam pegunungan ini mendadak viral di media sosial Facebook setelah ribuan wisatawan lokal pasca Lebaran berbondong-bondong berwisata di tempat ini.

Walau terbilang baru, objek wisata yang sementara proses pembenahan ini mulai dilirik pelancong, baik lokal maupun luar daerah karena eksotisme alamnya.

Dulunya Permandian Lalo Nggarawa Mata Iwoi hanyalah aliran sungai biasa yang sisi kiri dan kanannya berupa jalan tani dan kebun milik warga. Kini Pemerintah Desa Mata Iwoi mulai menyulap tempat ini sebagai destinasi wisata baru bagi masyarakat setempat.

Tidak sulit bagi masyarakat untuk mengakses objek wisata yang satu ini. Dengan menggunakan jalur transportasi darat, dari pusat kota Lasusua, pengunjung bisa tiba di lokasi wisata kurang dari 60 menit.

Baca Juga: Libur Lebaran, Ribuan Wisatawan Kunjungi Kawasan Kota Tua Jakarta

Meski terbilang jauh dari pusat kota, Permandian Lalo Nggarawa Mata Iwoi mulai banyak dikunjungi, karena kejernihan airnya dan kesejukan alamnya yang diapit dua gunung dengan deretan pohon jati nan asri elok dan tertata rapih.

Tak hanya menyuguhkan aliran sungai yang jernih dan bersih, di permandian ini pengunjung juga bisa berendam dan berenang atau sekedar bersantai bersama keluarga di bawah rindangnya pepohonan.

Bagi mereka yang hobi berswafoto, maka semua sudut dari spot wisata ini bisa menjadi tempat untuk mengabadikan momen-momen terindah bersama keluarga.

Salah satu pengunjung, Asmar mengatakan, rindangnya pepohonan di tepi sungai dan bersihnya aliran sungai membuat dirinya hampir setiap hari berkunjung ke objek wisata ini.

"Yang menarik di objek wisata ini, airnya yang bersih, jernih, dan dingin. Pohon-pohon di sekitar sungai juga rindang jadi ketika kita berendam, cahaya matahari tidak langsung mengenai kita," jelasnya.

Hal serupa disampaikan Faisal, wisatawan asal Kota Kendari yang setiap Lebaran mengunjungi sanak famili di Kolut.

"Tahun kemarin pernah ke sini. Senang ke sini karena airnya dingin dan bersih, lokasinya juga dikelilingi pepohonan sehingga kita bisa mandi dan berenang tanpa tersengat panas matahari dan itu kelebihannya di sini dibanding di tempat lain," ujar dia saat ditemui di lokasi wisata empat hari pasca Lebaran.

Kata dia, untuk lokasi cukup bagus hanya saja akses atau jalan menuju objek wisata yang butuh pembenahan.

"Lokasinya bagus, sisa jalan masuk menuju lokasi wisata yang perlu dibenahi," terangnya.

Baca Juga: Miniatur Raja Ampat, Pantai Meleura Wajib Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Melihat banyaknya pengunjung yang berwisata di Lalo Nggarawa, Kepala Desa Mata Iwoi, Mukhsin, bersyukur dan ke depannya akan melakukan  pembenahan sehingga lebih tertata lagi.

"Saat ini fasilitas yang kita siapkan baru gazebo dua unit kemudian jembatan yang menghubungkan sisi kiri dan kanan sungai sehingga mereka yang ingin ke sisi kanan atau sebaliknya dapat dilakukan dengan mudah," bebernya, Minggu (8/5/2022).

Ke depannya, lanjutnya, objek wisata tersebut akan dikelola oleh BUMDes dan rencana berikutnya Pemdes akan menambah fasilitas pendukung lainnya seperti tempat ganti pakaian, WC, dan kolam air mancur.

"Untuk pembenahan jalan, kami berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat membantu kami. Saat ini kondisi jalan menuju lokasi dari jalan poros berjarak 2 kilometer ini masih pengerasan, kalau aksesnya sudah bagus pasti pengunjung lebih banyak lagi," tukasnya. (A)

Reporter: Muh. Risal H

Editor: Haerani Hambali

Baca Juga