Pendaftaran Bintara TNI AL 2026 Resmi Dibuka, Berikut Syarat Khusus Usia hingga Tinggi Minimal
Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Kamis, 26 Februari 2026
0 dilihat
Pendaftaran Bintara TNI AL resmi dibuka memberi kesempatan generasi muda mendaftar. Foto: Repro Kompas
" Pembukaan pendaftaran Calon Bintara Gelombang 2 Tahun Anggaran 2026 "

JAKARTA, TELISIK.ID - Pintu rekrutmen prajurit kembali dibuka awal tahun ini ketika pengumuman seleksi Bintara dipasang di laman resmi, memberi tanda dimulainya proses pendaftaran yang ditunggu banyak lulusan sekolah menengah dan diploma dari berbagai daerah.
Kesempatan tersebut datang dari Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut yang mengumumkan pembukaan pendaftaran Calon Bintara Gelombang 2 Tahun Anggaran 2026.
Informasi resmi disiarkan melalui kanal daring rekrutmen milik institusi serta dipublikasikan media nasional, termasuk Kompas TV pada Selasa sore. Masyarakat umum, khususnya lulusan SMA, MA, SMK, dan D3 dengan jurusan tertentu, dapat mengikuti proses seleksi sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia pusat.
Melansir dari Kompas, Kamis (26/2/2026), pengumuman tersebut menandai dimulainya rangkaian tahapan administratif dan pemeriksaan fisik yang dilaksanakan secara bertingkat.
Seleksi tidak hanya menilai kelengkapan dokumen, tetapi juga kondisi kesehatan, kemampuan akademik, serta kesiapan mental calon prajurit. Setiap peserta diwajibkan mengikuti prosedur dari pendaftaran daring hingga seleksi tingkat pusat yang dilaksanakan di lokasi pendidikan TNI AL.
Panitia menjelaskan bahwa proses awal dilakukan secara daring melalui laman resmi al.rekrutmen-tni.mil.id. Peserta diminta mengisi formulir data diri secara lengkap, mulai dari identitas, riwayat pendidikan, hingga keterangan domisili.
Setelah itu, peserta melakukan daftar ulang fisik di lokasi pendaftaran yang telah ditentukan dengan membawa dokumen asli untuk diverifikasi petugas.
Baca Juga: Rekrutmen Bintara TNI AD 2026 Resmi Dibuka, Berikut Syarat Lengkap dan Tahapan Pendaftaran
Sejumlah persyaratan umum ditetapkan sebagai dasar kelayakan. Calon peserta harus berstatus Warga Negara Indonesia, beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehat jasmani dan rohani, serta tidak memiliki catatan kriminal. Ketentuan lain mencakup larangan bertato, tidak bertindik bagi pria, tidak buta warna, dan tidak menggunakan kacamata maupun lensa kontak saat pemeriksaan kesehatan.
Batas tinggi badan juga diberlakukan sebagai syarat fisik minimal. Panitia menetapkan tinggi badan sekurang-kurangnya 163 sentimeter dengan berat badan seimbang.
Selain itu, peserta belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti Pendidikan Pertama. Ketentuan ini menjadi bagian dari aturan disiplin pendidikan militer yang diterapkan secara menyeluruh.
Syarat usia turut menjadi perhatian pendaftar. Lulusan SMA, MA, atau SMK harus berusia minimal 17 tahun 10 bulan dan maksimal 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan. Sementara itu, lulusan D3 diperbolehkan hingga usia maksimal 24 tahun.
Peserta yang masih menunggu ijazah diwajibkan melampirkan Surat Hasil Tes Kemampuan Akademis sebagai pengganti sementara.
Berikut rincian persyaratan umum calon Bintara TNI AL 2026 yang dirangkum secara terstruktur:
1. WNI, beriman, dan sehat jasmani rohani.
2. Tidak bertato, tidak bertindik, tidak buta warna, tidak berkacamata.
3. Berkelakuan baik tanpa catatan kriminal.
4. Belum menikah serta bersedia tidak menikah selama pendidikan.
5. Tinggi minimal 163 sentimeter dengan berat badan proporsional.
6. Lulusan SMA, MA, SMK nilai rata-rata minimal 55,00 atau D3 jurusan tertentu.
7. Usia sesuai batas ketentuan pendidikan pertama.
8. Siap menjalani Ikatan Dinas Pertama maksimal 10 tahun.
9. Bukan prajurit TNI, anggota Polri, maupun PNS.
10. Bebas narkoba dan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI.
Tahapan pendaftaran juga dibagi dalam jadwal waktu yang jelas agar peserta dapat menyesuaikan persiapan dokumen. Periode penting yang diumumkan panitia meliputi:
Baca Juga: Daftar Jurusan SMA/SMK hingga D3 Diterima dalam Perekrutan Bintara PK TNI AU 2026, Berikut Syarat Khusus dan Tahapan Lengkapnya
1. Pendaftaran online: 2 Februari hingga 31 Maret 2026.
2. Validasi dan verifikasi berkas: 18 Februari hingga 31 Maret 2026.
3. Daftar ulang fisik di lokasi panitia daerah.
4. Seleksi tingkat daerah.
5. Seleksi tingkat pusat di Lapetal Malang dengan biaya negara.
Selain persyaratan utama, terdapat ketentuan tambahan yang perlu diperhatikan. Peserta dianjurkan melampirkan sertifikat prestasi minimal tingkat provinsi jika tersedia. Panitia juga mewajibkan kepesertaan BPJS Kesehatan aktif, kepemilikan akun media sosial minimal enam bulan, serta domisili sesuai KTP sekurang-kurangnya satu tahun di wilayah pendaftaran.
Bagi peserta yang telah bekerja, diwajibkan membawa surat persetujuan instansi dan pernyataan bersedia diberhentikan apabila dinyatakan lulus seleksi. Aturan ini dimaksudkan untuk memastikan kesiapan penuh mengikuti pendidikan militer tanpa ikatan pekerjaan lain. Peserta yang lolos seleksi pusat akan melanjutkan pendidikan, sedangkan yang tidak lulus dipulangkan ke daerah asal dengan pembiayaan negara. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS