KENDARI, TELISIK.ID - Peredaran narkoba terutama jenis shabu yang kian marak menjadi ancaman bagi masyarakat, terkhusus para remaja.

Hal itu dibuktikan dengan kasus narkoba pada tahun 2020 di Sulawesi Tenggara (Sultra) yang mengalami penaikan 56 perkara.

Kapolda Sultra, Irjen Pol Drs. Yan Sultra menjelaskan, tindak pidana narkoba meningkat, penyitaan barang bukti jenis shabu juga ikut meningkat sangat signifikan.

"Penyitaan barang bukti shabu meningkat signifikan sebanyak 18.847, 790 gram bila dibandingkan 2019. Menjadi warning terutama di lingkungan remaja," ungkapnya, Kamis (31/12/2020).

Baca juga: Hari Ini, COVID-19 di Sultra Kembali Menelan Dua Orang Meninggal Dunia