PPP Kendari Mulai Siapkan Kader dari Kalangan Gen Z Hadapi Pemilu 2029
Ana Pratiwi, telisik indonesia
Rabu, 15 Juli 2026
0 dilihat
Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Tenggara, Rachmawati Badallah (tengah), saat memberikan keterangan pers dalam rangkaian Musyawarah Cabang (Muscab) serempak di Kota Kendari. Turut mendampingi, Sekretaris Wilayah DPW PPP Sultra, Rahmat Alamsyah Nurdin (kiri, berpeci). Foto: Ana P
" Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Kendari menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) serempak dan Latihan Kepemimpinan Kader Dasar (LKKD) di Kota Kendari, Rabu (15/7/2026) "

KENDARI, TELISIK.ID - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Kendari menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) serempak dan Latihan Kepemimpinan Kader Dasar (LKKD) di Kota Kendari, Rabu (15/7/2026).
Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi internal sekaligus menyiapkan kader muda menghadapi agenda politik mendatang.
Kegiatan ini diarahkan untuk membentuk kepengurusan baru yang lebih adaptif terhadap perkembangan politik, sekaligus membuka ruang lebih luas bagi keterlibatan generasi muda dalam organisasi partai menjelang Pemilu 2029 dan Pilkada 2031.
Ketua DPW PPP Sulawesi Tenggara, Rachmawati Badallah, mengatakan LKKD dan Muscab yang diinisiasi DPC PPP Kota Kendari merupakan bentuk komitmen partai dalam menyiapkan kader-kader muda yang memiliki kapasitas kepemimpinan.
Baca Juga: Nyatakan Siap Pimpin Lembaga Budaya Muna, La Ode Darwin Sebut Bukan Alat Politik
"Melalui pembekalan kepemimpinan LKKD yang diinisiasi oleh DPC PPP Kota Kendari ini, kami berkomitmen nyata untuk mencetak kader-kader muda dan Gen Z yang kompeten, energik, serta siap diterjunkan dalam menghadapi kontestasi legislatif mendatang," ujarnya.
Menurut Rachmawati, transformasi internal tersebut berjalan beriringan dengan pelaksanaan Muscab serempak di lima daerah, yakni Kota Kendari, Wakatobi, Muna, Buton Utara, dan Konawe Kepulauan. Konsolidasi tersebut dilakukan sebagai persiapan menghadapi target politik jangka panjang partai.
Di tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara, PPP menargetkan peningkatan jumlah kursi DPRD Provinsi dari tiga kursi menjadi lima kursi. Sementara di tingkat kabupaten dan kota, partai menargetkan penambahan satu hingga dua kursi, termasuk di Kota Kendari yang menjadi salah satu daerah prioritas.
Rachmawati mengungkapkan, saat ini PPP memiliki 11 kursi DPRD yang tersebar di enam kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara. Ke depan, partai juga membidik 11 daerah lain yang belum memiliki keterwakilan agar mampu meraih sedikitnya satu kursi pada pemilu berikutnya.
Selain memperkuat basis di daerah, PPP Sultra juga menyiapkan strategi untuk meningkatkan perolehan suara pada pemilihan anggota DPR RI. Fokus utama diarahkan pada penguatan akumulasi suara di Sulawesi Tenggara sebagai kontribusi terhadap pencapaian ambang batas parlemen di tingkat nasional.
Sementara itu, Sekretaris Wilayah DPW PPP Sultra, Rahmat Alamsyah Nurdin, menjelaskan Muscab DPC PPP Kota Kendari menghasilkan kesepakatan pembentukan lima anggota formatur yang akan menyusun struktur kepengurusan baru.
Kelima anggota formatur tersebut terdiri atas Rahmat Alamsyah Nurdin sebagai ketua tim formatur yang membawa mandat dari DPP PPP, Hj. Suriani mewakili DPW PPP Sultra, La Muh Al Fajir mewakili DPC PPP Kota Kendari, serta dua perwakilan Pengurus Anak Cabang (PAC), yakni Roslina Afi dari Kecamatan Poasia dan La Ode Salimudin dari Kecamatan Kendari.
"Untuk formatur Muscab DPC Kota Kendari telah disepakati lima anggota kolektif dari berbagai unsur, sementara untuk empat kabupaten lainnya di Sultra yakni Konawe Kepulauan, Buton Utara, Muna, dan Wakatobi forum menyepakati mekanisme formatur tunggal guna menyusun kepengurusan baru," ujarnya.
Baca Juga: NasDem Sultra Bidik Menang Besar di Pemilu 2029, Prananda Surya Paloh Target 12 Kursi
Berdasarkan hasil Muscab, mandat formatur tunggal diberikan kepada Darwin untuk Kabupaten Konawe Kepulauan, Ahmad Pim untuk Kabupaten Buton Utara, Lutfi Mubarak untuk Kabupaten Muna, serta Hj. Suriani sebagai formatur Kabupaten Wakatobi.
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC PPP Kota Kendari, La Ode Muh Al Fajir, mengatakan persiapan Muscab telah dilakukan selama tiga bulan melalui koordinasi dengan KPU, Kesbangpol, hingga Sekretariat DPRD Kota Kendari.
Menurutnya, Muscab menjadi momentum memperkuat persatuan sekaligus membangun kembali kekuatan organisasi di Kota Kendari.
"Muscab ini bukanlah sekadar formalitas di atas kertas, melainkan sebuah wadah konsolidasi dan persatuan yang kuat. Melalui forum ini, nahkoda baru yang terpilih kelak dipastikan bakal berjuang sekuat tenaga untuk merebut kembali kejayaan PPP," tegas Al Fajir.
Penulis: Ana Pratiwi
Editor: Ahmad Jaelani
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS