adplus-dvertising

Pulihkan Ekonomi Mikro, PIP Luncurkan Program 'Bersama Sahabat-UMi Bangkit'

M Risman Amin Boti, telisik indonesia
Rabu, 01 September 2021
2352 dilihat
Pulihkan Ekonomi Mikro, PIP Luncurkan Program 'Bersama Sahabat-UMi Bangkit'
Direktur Utama PIP, Ririn Kadariyah. Foto : Kemenkeu.go.id

" Pusat Investasi Pemerintah selama ini telah banyak membantu usaha Ultra Mikro di seluruh Indonesia dalam hal pinjaman agar mereka bisa terus menjalankan usaha "

JAKARTA,TELISIK.ID – Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Kemenkeu RI mendampingi kegiatan ekonomi ultra mikro, di beberapa daerah melalui peluncuran kampanye ‘Bersama Sahabat – Umi Bangkit’.

Hal ini disebakan dalam situasi masa pandemi COVID-19 hampir 50 persen pelaku usaha Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (UMKM) terpaksa menutup usaha, karena tergerusnya modal usaha yang tidak dibarengi dengan kenaikan permintaan.

Direktur Sistem Manajemen Investasi Ditjen Perbendaharaan, Ludiro, menyampaikan, pesan Direktur Jenderal Perbendaharaan Hadiyanto agar kampanye ini menjadi berita, baik bagi para pelaku usaha Ultra Mikro (UMi) di Indonesia.


Menurutnya, Pusat Investasi Pemerintah selama ini telah banyak membantu usaha Ultra Mikro di seluruh Indonesia dalam hal pinjaman agar mereka bisa terus menjalankan usaha.

"Selain dukungan pinjaman, Pusat Investasi Pemerintah juga memberikan bantuan lain seperti pelatihan dan pendampingan dalam hal pemasaran, keuangan, masalah legal, digitalisasi, dan lain- lain,” ujar Ludiro dalam Peluncuran Kampanye ‘Bersama Sahabat – UMi Bangkit’, Rabu (1/9/2021).

Ia juga menyampaikan, program-program yang dilakukan Pusat Investasi Pemerintah diharapkan bisa lebih berdaya guna dan mendukung percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional seperti tertuang dalam Peraturan Pemerintah No. 23/2020.

Sementara itu, Direktur Utama PIP, Ririn Kadariyah mengatakan, penguatan ini dilakukan melalui kerjasama dengan beberapa pihak, baik dari lingkungan Kementerian Keuangan, akademisi, pihak swasta, dan lain-lainnya.

“Beberapa program yang akan dilakukan antara lain program inkubasi Umi di Jawa Barat (Bandung Barat dan Majalengka) dan Jawa Timur (Malang), serta terbentuknya satu wadah untuk para pelaku usaha Umi di Maluku Utara," kata Ririn.

Terbentuknya wadah bagi para pelaku usaha Umi di Ternate, Maluku Utara, dilakukan dengan melakukan pendampingan dan pelatihan bagi 13 debitur UMi Ternate terkait nama produk, manajemen, pinjaman, dan pemasaran.

Oleh sebab itu, Ririn juga mengatakan, kampanye ini bertujuan memperkuat ekosistem Umi  di Jawa dan di Provinsi Maluku Utara sebagai percontohan untuk daerah lain di Indonesia.

Kemudian, penguatan di Jawa dengan Inkubasi UMi di Jawa Barat, sambung Ririn, dilakukan dengan menggandeng Pusat Inkubator Bisnis Oorange Universitas Padjajaran dengan melakukan pendampingan terhadap 35 debitur Umi di Kabupatan Bandung Barat dan Majalengka.

“Mereka diberikan pelatihan dalam hal peningkatan pengetahuan, perbaikan kualitas produk, legalitas produk, dan peningkatan pengetahuan digital," jelasnya.

Selain itu, inkubasi UMi di Jawa Timur dilakukan melalui kerjasama dengan Badan Inovasi dan Inkubator Wirausaha Universitas Brawijaya (BIIW-UB).

“Pendampingan dan pelatihan oleh BIIW-UB dilakukan di kota Malang dan difokuskan pada dua hal yaitu pengelolaan pemasaran digital dan pembukuan keuangan," ujar dia.

Dari program inkubasi UMi yang telah dilakukan di Jawa Barat maupun di Jawa Timur.

Menurut Ririn, kedepannya Pusat Investasi Pemerintah akan fokus pada pengembangan-pengembangan debitur di area kluster yang akan menjadi acuan sebagai percontohan Kampung UMi.

Ririn juga membeberkan program lelang produk unggulan Umi tahun 2021, yang merupakan hasil dari kolaborasi antar lembaga di bawah Kementerian Keuangan.

Baca Juga: Anies Baswedan For Presiden 2024, Ini Respon Wagub DKI

Baca Juga: Nekat Lakukan Ini, Peserta CPNS Langsung Digugurkan

Seperti, Koperasi Pegawai Kantor Pusat Perbendaharaan (Koppbn) Direktorat Jenderal Perbendaharaan dan Direktorat Lelang, Ditjen Kekayaan Negara, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) 1 Jakarta.

Program ini bertujuan untuk membantu memasarkan produk dari debitur UMi, mendukung penguatan Ekosistem UMi, menambah saluran penjualan produk UMi, serta sebagai wujud sinergi antar lembaga dalam upaya mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Program Lelang Produk UMi Unggulan Tahun 2021 oleh Pusat Investasi Pemerintah dilakukan pada hari Senin (30/8/2021) lalu dengan sistem lelang terbuka ataupun tertutup.

“Ada 76 paket/lot dari 15 debitur yang ditawarkan kepada masyarakat yang terdiri dari berbagai produk seperti makanan dan minuman, kerajinan tangan seperti kain batik, hasil rotan, pakaian, kerajinan kayu dan lain-lain,” ujar Ririn.

Program lelang melalui platform www.lelang.go.id yang disediakan oleh Direktorat Lelang, sehingga Ditjen Kekayaan Negara dapat menjadi alternatif penjualan produk UMi.

“Kunci keberhasilan ada pada pemilihan jenis produk yang memiliki potensi nilai intrinsik tinggi dan diminati masyarakat dan strategi penetapan harga dengan penawaran bundling yang tepat," kata dia. (C)

Reporter: M. Risman Amin Boti

Editor: Fitrah Nugraha

Baca Juga