Segera Atasi, Ini 5 Gangguan Umum yang Muncul saat Depresi

Fitrah Nugraha, telisik indonesia
Jumat, 07 Januari 2022
0 dilihat
Segera Atasi, Ini 5 Gangguan Umum yang Muncul saat Depresi
Depresi adalah bawaan buruk seseorang yang dapat merusak mental. Foto: Repro freepik

" Depresi merupakan gangguan kesehatan mental yang ditandai dengan suasana hati yang terus-menerus merasa sedih dan tertekan "

KENDARI, TELISIK.ID - Depresi adalah bawaan buruk seseorang yang dapat merusak mental. Hal ini bukan hanya sekadar putus asa dirundung rasa sedih ataupun tertekan, tapi lebih dari itu.

Mengutip halodoc.com, depresi merupakan gangguan kesehatan mental yang ditandai dengan suasana hati yang terus-menerus merasa sedih dan tertekan serta kehilangan minat dalam beraktivitas, sehingga mengakibatkan penurunan kualitas hidup sehari-hari.

Seseorang yang mengalami gangguan depresi mayor, kelainan ini dapat memengaruhi perasaan, pemikiran, hingga perilaku sehingga menimbulkan masalah emosional dan fisik.

Depresi yang terjadi juga dapat mengganggu saat istirahat dan nafsu makan, sehingga kerap merasa lelah dan sulit berkonsentrasi.

Efek depresi dapat berlangsung lama atau bahkan berulang dan mampu memengaruhi kemampuan seseorang untuk berfungsi dan menjalani aktivitas harian.

Olehnya itu, depresi mesti segera ditangani agar tidak merusak tubuh dan mengganggu aktivitas. Segera atasi dan jangan biarkan depresi menggerogoti tubuh dan mental terus menerus.

Ketika mengalami depresi, sebaiknya berkonsultasi dengan psikolog, psikiater atau orang terdekat untuk bertemu ahli.

Melansir cnnindonesia.com, berikut gangguan yang muncul saat depresi:

Baca Juga: 5 Kebiasaan Ini Ternyata Merusak Gigi, Berikut Cara Mengatasinya

1. Gangguan Panik

Gangguan panik merupakan salah satu dari jenis gangguan kecemasan. Gangguan ini menyebabkan seseorang merasa terteror secara tiba-tiba meskipun tak ada bahaya yang nyata.

Dikutip dari laman Medlineplus, gangguan ini membuat seseorang yang depresi merasa kehilangan kendali.

Gejala fisik yang menyertai gangguan panik adalah detak jantung cepat, sakit dada atau perut, sulit bernapas, pusing, berkeringat, dan merasa panas dingin.

2. Gangguan Kecemasan

Kecemasan merupakan respons alami tubuh terhadap stres. Gangguan kecemasan yang muncul saat depresi dapat berupa perasaan takut yang intens sepanjang waktu. Perasaan ini membuat tubuh menjadi lelah.

Gangguan kecemasan menurut laman Health Line, dapat membuat seseorang berhenti melakukan berbagai hal, misalnya takut menaiki lift, menyeberang jalan, atau bahkan keluar rumah.

3. Gangguan Makan

Depresi juga membuat seseorang dapat mengalami gangguan makan. Gangguan makan adalah kondisi yang ditandai dengan hubungan yang tidak sehat dengan makanan.

Terdapat tiga jenis gangguan makan yang utama yakni anoreksia atau gangguan makan yang membuat terobsesi dengan penurunan berat badan, bulimia atau gangguan makan ditandai dengan makan berlebihan tapi disertai cara-cara untuk sekaligus menurunkan berat badan, atau juga, gangguan makan berlebih.

Gangguan makan dapat berimplikasi pada kesehatan fisik karena berhubungan dengan nutrisi yang dikonsumsi tubuh.

4. Gangguan Obsesif Kompulsif (Obsessive Compulsive Disorder OCD)

OCD atau Obsessive Compulsive Disorder merupakan penyakit mental yang menciptakan pikiran sensasi keinginan atau obsesi dan dorongan untuk melakukan sesuatu secara berulang-ulang atau kompulsif.

Baca Juga: 7 Khasiat Mentega untuk Kesehatan Tubuh Anda

Kondisi ini dapat terjadi pada apa saja. Dikutip dari laman kesehatan WEB MD, OCD yang paling umum terkait dengan ketakutan akan hal-hal kotor sehingga membuat orang menjadi lebih senang bersih-bersih.

Ada pula OCD yang membuat orang menjadi lebih tertib dan harus sesuai aturan.

5. Fobia

Fobia juga termasuk dalam kelompok gangguan cemas. Depresi dapat membuat seseorang memunculkan fobia. Fobia diartikan sebagai ketakutan yang berlangsung lama dan tidak masuk akal pada kehadiran atau pemikiran objek tertentu yang sama sekali tidak berbahaya.

Beberapa jenis fobia spesifik di antaranya fobia terhadap hewan, fobia terhadap situasi tertentu, fobia lingkungan, dan fobia darah. (C)

Reporter: Fitrah Nugraha

Editor: Haerani Hambali

Baca Juga