adplus-dvertising

Segera Difungsikan, Jembatan Teluk Kendari Diuji Kelayakan

Siswanto Azis, telisik indonesia
Sabtu, 03 Oktober 2020
8092 dilihat
Segera Difungsikan, Jembatan Teluk Kendari Diuji Kelayakan
Gubernur Sultra, Ali Mazi dan Wakil Ketua Komisi V DPR-RI Ridwan Bae saat uji kelayakan Jembatan Teluk Kendari. Foto: Siswanto Azis/Telisik

" Sejarah perjalanan jembatan ini saya tahu persis. Dirancang sejak jamannya Gubernur Kaimoeddin, dikerjakan pada jamannya Pak Nur Alam dan sekarang dirampungkan Gubernur Ali Mazi. "

KENDARI, TELISIK.ID - Jembatan Teluk Kendari, yang oleh mantan Gubernur Nur Alam diberi nama Jembatan Bahteramas, telah rampung dan akan segera difungsikan.

Sebelum difungsikan secara maksimal, hari ini, Sabtu (3/10/2020), dilakukan uji beban statik atau uji kelayakan, berupa uji beban atau loading test, untuk menguji kekuatan struktur suatu bangunan dan kapasitas beban yang dapat ditahan oleh jembatan tersebut.

Uji ini merupakan pengujian yang menggunakan beban yang diam, baik itu muatannya, intensitasnya, tempatnya, dan garis kerjanya.


Wakil Ketua Komisi V DPR-RI, Ridwan Bae saat memberi sambutan pada saat uji beban statik dan dinamik Jembatan Teluk Kendari, mengungkapkan, jembatan ini digagas oleh tiga gubernur.

"Sejarah perjalanan jembatan ini saya tahu persis. Dirancang sejak jamannya Gubernur Kaimoeddin, dikerjakan pada zamannya Pak Nur Alam dan sekarang dirampungkan Gubernur Ali Mazi," terang Ridwan Bae.

Baca juga: Dikukuhkan Jadi Bunda Baca, Agista Ali Mazi: Budaya Literasi Dimulai dari Rumah

Dengan rampungnya jembatan tersebut, Ridwan Bae berharap bisa menambah laju pertumbuhan perekonomian Kota Kendari, sebab jembatan tersebut akan menghidupkan jalur lingkar Kota Kendari.

"Sebelum ada jembatan ini, kota lama seakan jadi kota mati, sabab pembangunan Kota Kendari saat ini lebih mengarah ke bagian Anduonohu dan Baruga," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ridwan juga menyampaikan, saat ini ia sedang mengupayakan penganggaran pembangunan jalan lingkar yang nantinya dapat menghubungkan Kendari New Port agar Kota Lama bisa hidup kembali.

"Kota Lama ini juga merupakan icon Kota Kendari, jadi harus dihidupkan kembali. Anggarannya kita sudah usulkan ke Kementerian PUPR sebesar Rp 150 miliar, tinggal amdal yang harus dibuatkan oleh Pemprov Sultra," terangnya. (B)

Reporter: Siswanto Azis

Editor: Haerani Hambali

Baca Juga