BOMBANA, TELISIK.ID - Puluhan sekolah di Pulau Kabaena dan pemekarannya mendapatkan restu oleh Pemerintah Kabupaten untuk melangsungkan proses belajar mengajar tatap muka.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bombana, Andi Muh. Arsyad, penyebaran COVID-19 saat ini alami penurunan khususnya di zona Kabaena.
Beberapa kali terjadi lonjakan kasus positif, Pulau Kabaena hampir tidak mendapat kasus positif terpapar. Artinya, sebagai bahan pertimbangan dalam rapat bersama, hal itu menjadi alasan dibebaskan melakukan belajar tatap muka yang dimulai Senin (8/2/2021) ini.
"Kasus yang saat ini kerap ditemukan di Daratan Ibu kota, zona Rumbia dan zona Poleang. Sementara Kabaena Hampir tidak ada, jadi mulai hari ini kami beri kesempatan sekolah-sekolah di sana untuk belajar tatap muka," Ucap Arsyad kepada Telisik.id, Senin (8/2/2021).
Baca juga: Dua Kampus di Kendari Masuk 100 Perguruan Tinggi Terbaik di Indonesia
