adplus-dvertising

Soal Aksi Mural Jokowi, Ini Tanggapan Kantor Staf Presiden

M Risman Amin Boti, telisik indonesia
Jumat, 03 September 2021
2381 dilihat
Soal Aksi Mural Jokowi, Ini Tanggapan Kantor Staf Presiden
Mural yang diduga Presiden Jokowi di sebuah dinding. Foto: Repro AFP

" Pada gambar mural tersebut difasilitasi publik, sehingga mencerminkan adanya kekeliruan dari presepsi dan praktik demokrasi "

JAKARTA, TELISIK.ID – Deputi IV Kepala Staf Presiden (KSP), Juri Ardiantoro, menilai tindakan aksi mural di beberapa daerah belakangan menyudutkan Presiden Jokowi (Jokowi).

Pada gambar mural tersebut difasilitasi publik, sehingga mencerminkan adanya kekeliruan dari presepsi dan praktik demokrasi.

Pasalnya, kritikan publik terhadap Pemerintah yang disampaikan melalui Mural, dengan menggambar wajah mirip Presiden Jokowi di beberapa daerah menjadi sorotan, belum lama ini.


Menurut Juri, jika dimaknai sebagai bagian demokrasi maka tidak boleh mengabaikan elemen-elemen yang mendasarinya. Diantaranya, kepatuhan hukum, etika, dan estetika demi menjaga ketertiban sosial.

“Mural-mural yang sengaja ditebarkan, yang baru-baru ini menyerang Presiden Jokowi Widodo, adalah cermin dari perbuatan yang justru keluar ketiga unsur tersebut karena menganggu ketertiban sosial dan kepatuhan hukum, minim nilai-nilai etika dan estetika," kata Juri dalam keterangannya, Jumat (3/9/2021).

Lebih lanjut, Juri menjelaskan, bahwa kritik harus mengandung semangat dan unsur-unsur yang membangun, termasuk memberi solusi atas berbagai permasalahan yang menjadi objek kritikan.

Baca Juga: Tangkap KKB Papua, Satgas Nemangkawi Sita 3 Pucuk Senjata Api

Baca Juga: Presiden Jokowi Terima Kunjungan Menlu UAE, Bahas Apa?

"Presiden Jokowi berkali-kali menyampaikan bahwa dirinya terbuka akan berbagai masukan maupun kritik. Bahkan, tidak akan menempatkan para pengkritiknya sebagai musuh, termasuk para pembuat mural yang menyerang dirinya," katanya.

Sebagaimana dalam Pidato Kenegaraan Presiden pada 16 Agustus 2021, kata dia, Kepala Negara mengatakan bahwa kritik penting bagi bangsa dan negara.

Presiden menyampaikan terima kasih untuk seluruh anak bangsa, yang telah menjadi bagian dari warga negara yang aktif dan terus ikut membangun budaya demokrasi.

“Jadi, membuat mural bukanlah sebuah masalah," ujar Juri. (C)

Reporter: M. Risman Amin Boti

Editor: Fitrah Nugraha

Artikel Terkait
Baca Juga