Status Pekerjaan Suami Anita Dewi Pasca Tumbler Viral, Begini Nasibnya

Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Sabtu, 29 November 2025
0 dilihat
Status Pekerjaan Suami Anita Dewi Pasca Tumbler Viral, Begini Nasibnya
Status pekerjaan Alvin terus dipertanyakan publik setelah kasus tumbler viral istrinya memicu polemik besar. Foto: Instagram@alvinhrrs/@anitadewi

" Status pekerjaan Alvin Harris di Roemah Koffie menjadi sorotan setelah kasus tumbler viral istrinya mencuat "

JAKARTA, TELISIK.ID - Status pekerjaan Alvin Harris di Roemah Koffie menjadi sorotan setelah kasus tumbler viral istrinya mencuat, sementara keputusan final terkait posisinya masih terus dibahas internal.

Kasus tumbler Anita Dewi yang viral beberapa hari terakhir terus memunculkan dampak baru, salah satunya pada status pekerjaan Alvin Harris, suami Anita yang bekerja sebagai barista di Roemah Koffie.

Setelah ramai desakan warganet agar Alvin diberhentikan, pihak kedai kopi akhirnya memberikan pernyataan resmi yang menyebut status Alvin masih dalam proses pembahasan dan belum ada keputusan akhir terkait kelanjutan kontraknya.

Pernyataan ini disampaikan melalui akun Instagram resmi Roemah Koffie pada Jumat, 28 November 2025.

Dalam unggahan tersebut, Roemah Koffie menegaskan bahwa mereka sedang membangun komunikasi dengan berbagai pihak yang terdampak oleh kasus tumbler viral tersebut. Disampaikan bahwa proses dialog menjadi langkah utama sebelum memutuskan nasib Alvin sebagai karyawan. “

Kami keluarga Roemah Koffie menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian, kepedulian, dan suara yang Teman Roemah berikan. Saat ini kami sedang membangun komunikasi serta melakukan rekonsiliasi dengan seluruh pihak yang terdampak,” tulis Roemah Koffie dalam pernyataannya, seperti dikutip dari Disway, Sabtu (29/11/2025).

Baca Juga: Wanita Berhijab Hitam Ludahi Al-Quran Masuk Radar Bareskrim

Namun, pernyataan itu tidak sekaligus menjawab pertanyaan publik mengenai apakah Alvin akan dipertahankan atau diberhentikan. Hal tersebut memunculkan beragam komentar yang memperlihatkan tingginya perhatian warganet terhadap isu ini.

Sejumlah komentar yang menuntut tindakan tegas terhadap Alvin muncul sebagai bentuk solidaritas terhadap Argi, petugas KCI yang sebelumnya ramai diberitakan mendapat konsekuensi akibat laporan tumbler Anita Dewi.

Situasi ini kemudian menjadi perbincangan luas dan memancing reaksi publik terhadap keadilan bagi pihak-pihak yang terlibat.

Salah satu komentar warganet menyatakan penilaiannya terhadap kesalahan yang dipandang berasal dari Alvin. “@roemahkoffie sudahlah, tidak perlu ada pembelaan lagi.

Pecat saja Alvin. Perkara keteledoran sendiri sudah dibantu sampai ketemu juga, yang penting pumping ASI. Masih minta bukti CCTV untuk tumbler Rp 300.000. Yang salah kan dia, mengapa orang lain sampai kehilangan pekerjaan?” tulis salah satu akun.

Komentar lain mempertanyakan konsistensi kebijakan perusahaan, bahkan sampai mengaitkan reputasi merek. “Lebih pilih pertahanin karyawan kah dibanding nama baik perusahaan?” tulis akun lain.

Dalam tekanan yang semakin besar, beberapa warganet bahkan menyampaikan ajakan boikot. “Pecat Alvin atau kami boikot @roemahkoffie,” tulis salah satu komentar yang mendapat perhatian.

Respons publik seperti ini memperlihatkan bagaimana dinamika media sosial dapat memengaruhi citra sebuah perusahaan maupun nasib pribadi seseorang.

Baca Juga: Wapres Gibran Pimpin, Gubernur Sulawesi Tenggara ASR Komit Percepat Penurunan Stunting

Menutup pernyataannya, Roemah Koffie menegaskan komitmen mereka bahwa setiap keputusan yang akan diambil terkait Alvin didasari pertimbangan nilai yang ingin dijunjung.

“Kami memastikan bahwa setiap langkah yang kami tempuh senantiasa berlandaskan pada kebenaran dan kebaikan. Harapan kami, proses ini dapat menjaga empati dan rasa hormat yang selama ini menjadi nilai yang ingin kita junjung bersama,” tutup pihak Roemah Koffie.

Hingga kini, status final terkait pekerjaan Alvin Harris belum diumumkan. Publik masih menunggu bagaimana keputusan Roemah Koffie dalam merespons tekanan dan dinamika yang berkembang, sementara diskusi mengenai proporsi tanggung jawab dalam kasus tumbler tersebut terus berlanjut. (C)

Penulis: Ahmad Jaelani

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga